Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik budidaya terhadap hasil panen kakao di Kabupaten Bantaeng. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Bantaeng di 3 Kecamatan diantaranya Kecamatan Gantarangkeke, Kecamatan Tompobulu dan Kecamatan Eremerasa, Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian ini berbentuk survei (study literature), observasi lapang, dan wawancara. Analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan menggunakan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel independent yaitu pemangkasan berpengaruh nyata terhadap variabel dependent yaitu produktivitas tanaman kakao, sedangkan pada variabel independent yaitu dosis pemupukan, sanitasi dan pohon naungan tidak berpengaruh nyata terhadap variabel dependent yaitu produktivitas tanaman kakao petani responden di Kecamatan Gantarangkeke, Kecamatan Tompobulu, dan Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan.