Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari dan menganalisis pengaruh kombinasi trichokompos dan unsur hara Zn terhadap produktivitas tanaman kakao. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Pasang, Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang, Provinsi Sulawesi Selatan, dilaksanakan pada April hingga Oktober 2024. Penelitian dilaksanakan dalam bentuk percobaan di lapangan menggunakan Rancangan Petak Terpisah (RPT), petak utama adalah trichokompos yang terdiri atas 3 taraf, yaitu: tanpa trichokompos (kontrol), 7,5 ton/ha, dan 15 ton/ha, sedangkan anak petak adalah pupuk Zn yang terdiri atas 4 taraf, yaitu: kontrol (tanpa pupuk Zn), Pupuk Zn 0,25 g/L, Pupuk Zn 0,50 g/L, dan Pupuk Zn 0,75 g/L. Berdasarkan kedua faktor tersebut terdapat 12 kombinasi perlakuan dengan 3 ulangan menggunakan 2 tanaman sehingga terdapat 72 tanaman yang diamati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi pupuk Zn secara nyata meningkatkan komponen fisiologis tanaman kakao, menurunkan persentase jumlah bunga dan pentil buah yang gugur serta memperbaiki kualitas buah kakao. Pupuk Zn 0,50 g/L memberikan hasil terbaik terhadap kandungan klorofil a (317,84 µmol m-2), klorofil b (138,59 µmol m-2), klorofil total (457,72 µmol m-2), dan persentase bunga gugur (72,76%). Aplikasi pupuk Zn 0,75 g/L memberikan jumlah pentil buah gugur terbaik (74,34%). Walaupun tidak terdapat interaksi yang nyata dari kedua perlakuan, pemberian pupuk Trichokompos dan Pupuk Zn cenderung meningkatkan jumlah biji per buah dan bobot 100 biji kering tanaman kakao.