Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perancangan Lanskap Agroeduwisata Balai Benih Tanaman Hortikultura di Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan Aprilia, Rizza Nurul; Nurfaida; Ridwan, Ifayanti
Jurnal Lanskap dan Lingkungan (Julia) Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Lanskap dan Lingkungan Volume 2 Nomor 2 Desember 2024
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/julia.v2i2.42705

Abstract

Balai Benih Tanaman Hortikultura yang terletak di Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan merupakan salah satu kawasan yang memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi agroeduwisata. Penelitian ini bertujuan untuk merancang lanskap kawasan Balai Benih Tanaman Hortikultura menjadi suatu kawasan agroeduwisata yang fungsional dan bernilai estetika. Metode penelitian ini dilakukan dengan pendekatan perencanaan dan perancangan lanskap yang terdiri atas tahap persiapan, inventarisasi, analisis, sintesis, perencanaan, dan perancangan. Hasil penelitian ini menghasilkan Konsep dasar wisata edukasi dan agrowisata. Konsep pengembangan terdiri atas konsep tata ruang, konsep tata hijau, konsep sirkulasi, konsep fasilitas dan utilitas, serta konsep aktivitas. Tata ruang dibagi menjadi tiga zona, yaitu zona hortikultura, zona edukasi dan zona rekreasi. Tata hijau dibagi berdasarkan fungsi tanaman, yaitu penyambut, estetika, produksi, peneduh, dan pembatas. Sirkulasi terbagi atas dua jalur, yaitu jalur utama dan penunjang. Perencanaan dan perancangan menggunakan elemen lunak yang digunakan sesuai dengan fungsi tanaman, misalnya untuk fungsi penyambut menggunakan palem raja, fungsi produksi menggunakan tanaman sayur dan buah, fungsi peneduh menggunakan pohon kupu-kupu, fungsi estetika menggunakan bunga krisan, dan fungsi pembatas menggunakan soka merah. Elemen keras yang didesain meliputi pergola, saung petani, rumah pupuk, rumah benih, pergola kebun, gazebo, bangku taman, restoran, playground, masjid, toilet, lampu jalan, tempat sampah, tempat parkir, tempat bibit, dan pasar tani.
Pengaruh Pemberian Trichokompos dan Unsur Hara Zn Terhadap Fisiologis dan Produksi Biji Tanaman Kakao (Theobroma cacao L.): The Effect of Trichokompos and Zn Fertilizer on the Physiology and Seed Production of Cocoa Plants (Theobroma cacao L.) Yakub, Faradillah; Nasaruddin; Ridwan, Ifayanti; Aprilia, Rizza Nurul
Jurnal Agrivigor Vol. 16 No. 2 (2025): JURNAL AGRIVIGOR, VOL. 16 NO. 2, DESEMBER 2025
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/ja.v16i2.49575

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari dan menganalisis pengaruh kombinasi trichokompos dan unsur hara Zn terhadap produktivitas tanaman kakao. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Pasang, Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang, Provinsi Sulawesi Selatan, dilaksanakan pada April hingga Oktober 2024. Penelitian dilaksanakan dalam bentuk percobaan di lapangan menggunakan Rancangan Petak Terpisah (RPT), petak utama adalah trichokompos yang terdiri atas 3 taraf, yaitu: tanpa trichokompos (kontrol), 7,5 ton/ha, dan 15 ton/ha, sedangkan anak petak adalah pupuk Zn yang terdiri atas 4 taraf, yaitu: kontrol (tanpa pupuk Zn), Pupuk Zn 0,25 g/L, Pupuk Zn 0,50 g/L, dan Pupuk Zn 0,75 g/L. Berdasarkan kedua faktor tersebut terdapat 12 kombinasi perlakuan dengan 3 ulangan menggunakan 2 tanaman sehingga terdapat 72 tanaman yang diamati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi pupuk Zn secara nyata meningkatkan komponen fisiologis tanaman kakao, menurunkan persentase jumlah bunga dan pentil buah yang gugur serta memperbaiki kualitas buah kakao. Pupuk Zn 0,50 g/L memberikan hasil terbaik terhadap kandungan klorofil a (317,84 µmol m-2), klorofil b (138,59 µmol m-2), klorofil total (457,72 µmol m-2), dan persentase bunga gugur (72,76%). Aplikasi pupuk Zn 0,75 g/L memberikan jumlah pentil buah gugur terbaik (74,34%). Walaupun tidak terdapat interaksi yang nyata dari kedua perlakuan, pemberian pupuk Trichokompos dan Pupuk Zn cenderung meningkatkan jumlah biji per buah dan bobot 100 biji kering tanaman kakao.