Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh budaya organisasi dan pelatihan auditor terhadap profesionalisme auditor pada Kantor Akuntan Publik di Kota Makassar melalui pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif. Variabel budaya organisasi diukur melalui indikator nilai, norma, dan pola kerja yang mencerminkan kekuatan karakter organisasi, sedangkan pelatihan auditor dievaluasi melalui keterlibatan auditor dalam program pengembangan kompetensi formal dan nonformal. Profesionalisme auditor dianalisis sebagai kemampuan individu menjalankan peran audit dengan integritas, objektivitas, kecermatan, serta kepatuhan terhadap standar profesi. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada empat puluh satu auditor yang memenuhi kriteria kelayakan analisis, kemudian diuji menggunakan regresi linier berganda untuk menilai pengaruh parsial maupun simultan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi memiliki kontribusi signifikan dalam membentuk perilaku profesional auditor karena nilai dan norma organisasi mampu mengarahkan auditor untuk menjaga konsistensi etika dalam proses pemeriksaan. Pelatihan auditor turut memberikan pengaruh yang kuat melalui peningkatan pengetahuan teknis, kemampuan analitis, dan keterampilan interpretasi bukti audit. Temuan simultan menunjukkan bahwa kedua variabel bekerja secara saling melengkapi sehingga profesionalisme auditor bukan hanya hasil dari kompetensi individual, tetapi juga lingkungan kerja yang mendukung pembentukan perilaku profesional. Pemahaman ini memberikan implikasi bahwa peningkatan kualitas audit memerlukan strategi penguatan nilai organisasi dan pelatihan yang lebih terstruktur untuk mendukung pengembangan auditor secara berkelanjutan. This study aims to analyze the influence of organizational culture and auditor training on auditor professionalism in public accounting firms in Makassar City, employing a quantitative approach with an associative research design. Organizational culture is assessed through indicators of shared values, norms, and work practices that reflect the strength and consistency of organizational character. In contrast, auditor training is evaluated by auditors’ participation in both formal and informal competency-enhancement programs. Auditor professionalism is examined as the ability to perform audit roles with integrity, objectivity, diligence, and adherence to professional standards. Research data were collected through questionnaires administered to forty-one eligible auditors and analyzed using multiple linear regression to assess both partial and simultaneous effects among the variables. The findings indicate that organizational culture significantly shapes auditors’ professional behavior, as shared values and norms guide their ethical conduct throughout the audit process. Auditor training also exerts a substantial influence by improving technical knowledge, analytical skills, and the capacity to interpret audit evidence. Simultaneous analysis reveals that the two variables interact in complementary ways, indicating that auditor professionalism is not built solely on individual competencies but also on organizational environments that support ethical and technical development. These insights emphasize the need for accounting firms to strengthen organizational values and implement structured training programs to achieve sustainable improvements in audit quality.