Pengembangan kreativitas dan emosional anak merupakan bagian penting dalam proses pendidikan yang berorientasi pada pembentukan individu secara utuh. Program ekstrakurikuler seni dan budaya di sekolah berperan sebagai ruang belajar non-akademik yang mendukung ekspresi diri, penguatan karakter, dan pengelolaan emosi anak. Penulisan artikel ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh program ekstrakurikuler seni dan budaya terhadap kreativitas dan perkembangan emosional anak berdasarkan hasil kajian pustaka. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan menelaah berbagai sumber ilmiah berupa jurnal nasional yang relevan dengan topik ekstrakurikuler seni dan budaya, kreativitas anak, serta perkembangan emosional anak. Data dianalisis secara deskriptif-kualitatif untuk memperoleh pemahaman yang sistematis dan komprehensif mengenai hubungan antara keterlibatan anak dalam kegiatan seni dan budaya dengan perkembangan kreativitas dan emosionalnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa program ekstrakurikuler seni dan budaya memberikan kontribusi signifikan dalam menstimulasi kemampuan berpikir kreatif, imajinatif, dan fleksibel pada anak, sekaligus membantu anak mengenali, mengekspresikan, dan mengelola emosi secara konstruktif. Kegiatan seni dan budaya juga memperkuat kecerdasan emosional anak yang tercermin dalam perilaku sosial, kepercayaan diri, dan sikap positif terhadap proses belajar. Temuan ini menegaskan pentingnya optimalisasi program ekstrakurikuler seni dan budaya sebagai bagian integral dari praktik pendidikan di sekolah.