Permasalahan stunting perlu mendapatkan penanganan mengingat dampaknya yang cukup signifikan bagi pertumbuhan fisik dan kognitif anak. Di Kota Pasuruan, angka stunting tertinggi berada pada kelurahan yang terletak di wilayah pesisir, padahal ketersediaan protein hewani melimpah. Tujuan penelitian adalah untuk menggambarkan pola maternal feeding Ibu dengan anak stunting di wilayah pesisir dan menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan perilaku tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Metode yang dipilih adalah studi kasus intrinsik. Subjek dari penelitian ini adalah ibu yang memiliki anak stunting dan bertempat tinggal di wilayah pesisir. Pengumpulan informasi menggunakan metode wawancara mendalam–semi terstruktur. Dalam analisis data peneliti menggunakan teknik analisis tematik deduktif–theory driven. Teori yang digunakan yaitu Teori Division of Responsibility in Feeding Satter dan Teori Sistem Ekologi Bronfenbrenner. Hasil dari penelitian ini adalah semua partisipan memiliki pola maternal feeding yang belum tepat. Dibutuhkan intervensi untuk menambah pengetahuan ibu terkait sumber makanan yang bergizi dan cara pemberian makan yang tepat