ananta, deanda fadriziah
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan antara Perfeksionisme dengan Fear of failure pada Mahasiswa yang sedang Menyusun Skripsi di Universitas Negeri Padang deanda fadriziah; ananta, deanda fadriziah; Aulia, Farah
CAUSALITA : Journal of Psychology Vol 3 No 3 (2026): CAUSALITA: Journal of Psychology
Publisher : CV. Causalita Dynamic Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62260/causalita.v3i3.561

Abstract

Salah satu tanggung jawab mahasiswa dalam menyelesaikan studi adalah penyusunan skripsi. Skripsi sering kali dianggap menakutkan bagi mahasiswa, karena skripsi menjadi syarat dalam kelulusan akademik yang menimbulkan perasaan cemas, gelisah, dan ketakutan akan kegagalan (Fear of failure). jika mahasiswa tidak mampu menyelesaikannya. Salah satu faktor yang mempengaruhi fear of failure pada mahasiswa yang sedang menyusun skripsi ialah perfeksionisme. Penelitian ini bertujuan unttuk mengkaji hubungan antara perfeksionisme dengan fear of failure pada mahasiswa yang sedang menyusun skripsi di Universitas Negeri Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel yang diambil sebanyak 436 mahasiswa melalui teknik proposional sampling. Instrumen yang di gunakan berupa skala fear of failure dan skala perfeksionisme. Hasil analisis data menggunakan uji korelasi spearman menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara perfeksionisme dengan fear of failure (r = 0,498, p < 0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi perfeksionisme pada mahasiswa, maka semakin tinggi pula fear of failure pada mahasiswa yang sedang menyusun skripsi di Universitas Negeri Padang. Oleh karena itu, individu dengan perfeksionisme cenderung menetapkan standar yang sangat tinggi bagi dirinya. Ketika standar tersebut sulit dicapai, muncul kekhawatiran akan melakukan kesalahan, penilaian negatif dari orang lain, serta ketakutan tidak mampu memenuhi ekspektasi, baik dari diri sendiri maupun lingkungan sekitar.