Biaya transaksi terkait erat dengan tingkat ketidakpastian, kepercayaan, institusi, dan perpanjangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor ketidakpastian, kepercayaan, kelembagaan, dan perluasan biaya transaksi petani padi di Muara Sungkai, Kabupaten Lampung Utara. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif, yang disajikan dalam bentuk data primer dari petani padi di Muara Sungkai dengan teknik purposive sampling dalam seleksi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel ketidakpastian memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap biaya transaksi petani padi di Muara Sungkai, variabel kepercayaan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap biaya transaksi petani padi di Muara Sungkai, Kabupaten Lampung Utara, variabel kelembagaan memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap biaya transaksi petani padi di Muara Sungkai, Kabupaten Lampung Utara, dan variabel penyuluhan berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap biaya transaksi petani padi di Muara Sungkai, Kabupaten Lampung Utara. Transaction costs are closely related to uncertainty rates, trust, institutions, and extension. This study aims to analyze the factors of uncertainty, trust, institutions, and extension on the transaction costs of rice farmers in Muara Sungkai, North Lampung Regency. The research method used in this study is quantitative, which is presented in the form of primary data from rice farmers in Muara Sungkai with a purposive sampling technique in data selection. The results of this study indicate that the uncertainty variable has a positive and significant effect on the transaction costs of rice farmers in Muara Sungkai, the trust variable has a positive and significant effect on the transaction costs of rice farmers in Muara Sungkai, North Lampung Regency, the institutional variable has a positive but insignificant effect on the transaction costs of rice farmers in Muara Sungkai, North Lampung Regency, and the extension variable has a negative and insignificant effect on the transaction costs of rice farmers in Muara Sungkai, North Lampung Regency.