Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENDAMPINGAN DAN SOSIALISASI ALUR PENDAFTARAN DI RUMAH SAKIT DESA LABUAN, KECAMATAN MOUTONG, KABUPATEN PARIGI MOUTONG Farlin Musa; Muhammad Akmar
Journal of Hulonthalo Service Society (JHSS) Vol. 4 No. 2 (2025): Journal of Hulonthalo Service Society (JHSS)
Publisher : LPPM Universitas Bina Mandiri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47918/jhss.v4i2.1382

Abstract

The hospital registration process is a crucial initial step in providing effective and efficient healthcare services. However, rural communities, particularly the elderly, still experience limited understanding of the registration process due to limited knowledge, education, and access to information. This study aims to improve public understanding of the hospital registration process through educational activities led by health cadres. The method used was direct community education, providing material and guidance related to the hospital registration process. The results showed an increase in public understanding of the hospital registration process, which impacted patient readiness to access healthcare services appropriately. A well-understood registration process contributes to reduced administrative barriers, service efficiency, and improved patient experience. Thus, education on the hospital registration process plays a crucial role in supporting optimal and sustainable healthcare services.
OPTIMALISASI MANAJEMEN PENGELOLAAN LIMBAH MEDIS PADAT STUDI KASUS : RSUD PROF. DR. H. ALOEISABOE GORONTALO Muhammad Akmar
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 7 (2025): Desember 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan limbah medis padat di rumah sakit merupakan aspek penting dalam menjaga kesehatan lingkungan dan keselamatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pengelolaan limbah medis padat, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, serta merumuskan solusi optimalisasi di RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe Kota Gorontalo. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan limbah medis padat secara umum telah mengikuti standar operasional prosedur (SOP), namun masih ditemukan beberapa kendala, seperti pencampuran limbah medis dan nonmedis, keterlambatan pengangkutan oleh pihak ketiga, serta keterbatasan fasilitas penyimpanan. Solusi yang diusulkan meliputi peningkatan sosialisasi SOP, optimalisasi sarana prasarana, penguatan pengawasan, serta perbaikan koordinasi antarunit. Hasil penelitian ini penting sebagai bahan evaluasi dan rekomendasi dalam meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan keberlanjutan pengelolaan limbah medis padat di rumah sakit.
IMPLEMENTASI INDIKATOR KINERJA DALAM PENINGKATAN MUTU LAYANAN RSUD DR.HASRI AINUN HABIBIE Muhammad Akmar
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 8 (2026): Januari 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya indikator kinerja sebagai alat ukur mutu pelayanan rumah sakit dalam menghadapi meningkatnya tuntutan kualitas layanan kesehatan. RSUD dr. Hasri Ainun Habibie sebagai rumah sakit rujukan di Provinsi Gorontalo telah menetapkan berbagai indikator kinerja, namun implementasinya masih menghadapi sejumlah tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan perencanaan, implementasi, serta evaluasi indikator kinerja dalam peningkatan mutu layanan rumah sakit. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RSUD dr. Hasri Ainun Habibie telah memiliki sistem evaluasi indikator kinerja yang terstruktur dan konsisten, serta berupaya menerapkan evaluasi berbasis data. Namun, masih terdapat kendala berupa keterbatasan teknologi dan sumber daya manusia. Temuan ini menegaskan bahwa indikator kinerja berperan penting dalam mendukung peningkatan mutu layanan, keselamatan pasien, dan kepuasan pengguna layanan, sehingga perlu penguatan sistem dan kapasitas SDM untuk mencapai perbaikan mutu secara berkelanjutan.