Latar Belakang. Tujuan penelitian untuk mengetahui Pengaruh Penambahan Kayu Secang (Caesalpinia sappan L.) dengan Persentase yang Berbeda terhadap Karakteristik Sensoris dan Warna Yoghurt Susu Sapi. Materi dan metode. Bahan yang digunakan yaitu 10.000 g susu sapi, 50 g kayu secang, 25 g stater. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah penambahan kayu secang 0,1% (P1), 0,3% (P2), 0,5% (P3), 0,7% (P4), 0,9% (P5). Data dianalisis menggunakan analisis variansi (ANAVA) dengan uji lanjut beda nyata terkecil (BNT) dan beda nyata jujur (BNJ). Hasil. Penelitian menunjukkan bahwa penambahan kayu secang berpengaruh sangat nyata (P<0,01) dan berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap karakteristik sensoris dan whiteness index (WI). Rataan karakteristik sensoris adalah warna 5,27±0,91 (P1) - 3,63±1,40 (P5), aroma 5,30±1,34 (P1) - 4,00±1,15 (P5), tekstur 4,77±1,04 (P1) - 3,88±1,29 (P5), rasa 4,17±1,12 (P1) - 3,03±1,38 (P5), kesukaan (overall) 4,57±0,97 (P1) - 3,60±1,07 (P5) dan whiteness index (WI) 73,53±3,52 (P1) - 45,11±22,67 (P5), L*(lightness) 73,98±3,54 (P1) - 46,06±22,92 (P5), a*(redness) -1,96±2,68 (P1)- -4,70±3,07 (P5), b*(yellowness) -0,67±4,33 (P1)- -3,21±8,57 (P5). Kesimpulan. Penambahan bubuk kayu secang dengan persentase berbeda menghasilkan karakteristik sensoris yang disukai hingga agak disukai dan nilai whiteness index (WI) dan L*(lightness) yang sama lalu menurun sementara nilai a*(redness) dan b*(yellowness) relatif sama.