Urgensi penelitian ini mengungkap realitas kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang marak di masyarakat Indonesia, sekaligus mendorong kesadaran kolektif untuk pencegahan melalui analisis literatur yang mendalam. Abstrak: Penelitian ini menganalisis kritik sosial terhadap KDRT dalam novel Linda Christanty, Rumah Tanpa Jendela, melalui pendekatan strukturalisme genetik Lucien Goldmann. Metode Tinjauan Pustaka Sistematis digunakan untuk mengumpulkan, memilih, dan mensintesis berbagai sumber teoretis dan empiris terkait representasi KDRT, teori strukturalisme genetik, dan studi-studi terdahulu tentang karya Christanty, melalui pencarian kata kunci, kriteria inklusi-eksklusi, dan analisis tematik dari literatur terpilih. Pencarian literatur dilakukan pada Google Scholar, SINTA, Portal Garuda, dan Dimensions.ai menggunakan kombinasi kata kunci Boolean. Rentang waktu publikasi ditetapkan 2010–2024. Dari lebih 60 artikel awal, hanya 15 literatur primer yang memenuhi kriteria penelitian Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur naratif novel yang ditandai oleh siklus kekerasan dan metafora "rumah tanpa jendela" mencerminkan hubungan homologis dengan struktur masyarakat patriarki yang menormalkan dan menyembunyikan praktik KDRT. Tokoh-tokohnya muncul sebagai subjek kolektif yang merepresentasikan suara para korban, menjadikan karya ini sebuah ekspresi struktural dari visi dunia kritis yang mengubah pengalaman pribadi menjadi kritik sosial yang kuat terhadap struktur sosial yang opresif. Dengan demikian, novel ini hadir bukan hanya sebagai karya sastra, tetapi juga sebagai dokumen sosiologis yang signifikan dalam membongkar wacana privatisasi kekerasan dalam rumah tangga