Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MODEL COLLABORATIVE LEARNING PADA PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAK DI MTs AL-HIDAYAH PURWOKERTO UTARA Nor Oktari, Nadiya; Mayasari, Novi
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 6 No 1 (2026): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v6i1.507

Abstract

Pembelajaran Akidah Akhlak memiliki peranan penting dalam menanamkan nilai-nilai kemanusiaan dan keimanan pada peserta didik sesuai dengan ajaran Islam. Akan tetapi, sejumlah kajian menunjukkan bahwa proses pembelajaran Akidah Akhlak masih mengalami berbagai hambatan, terutama karena penyajian materi yang kurang bervariasi serta penggunaan pendekatan pembelajaran yang masih tradisional. Oleh karena itu, penerapan model pembelajaran yang lebih kreatif dan partisipatif diperlukan agar keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran Akidah Akhlak dapat meningkat. Salah satu model pembelajaran yang digunakan di MTs Al-Hidayah Purwokerto Utara adalah model Collaborative Learning. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian dilaksanakan di MTs Al-Hidayah Purwokerto Utara dengan subjek penelitian yang terdiri atas kepala sekolah, guru mata pelajaran Akidah Akhlak, dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Collaborative Learning pada pembelajaran Akidah Akhlak dilakukan melalui tiga tahap utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian. Tahap perencanaan meliputi penyusunan modul ajar serta perancangan tugas diskusi. Tahap pelaksanaan dilakukan dengan menerapkan teknik Think-Pair-Square, yang mencakup kegiatan berpikir secara individual, diskusi berpasangan, dan kerja kelompok, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian hasil diskusi di depan kelas. Tahap akhir berupa penilaian pembelajaran yang dilakukan melalui evaluasi formatif. Setiap model pembelajaran memiliki kelebihan dan kekurangan, di mana salah satu keunggulan model Collaborative Learning adalah mampu mendorong keaktifan peserta didik. Namun di sisi lain, penerapan model ini memerlukan waktu pembelajaran yang lebih panjang.