Manajemen persediaan yang tidak efisien di TB Setia Jaya sering menimbulkan permasalahan kelebihan persediaan (overstock) dan kekurangan persediaan (stockout), yang berdampak pada terganggunya operasional perusahaan serta menurunnya tingkat kepuasan pelanggan. Permasalahan tersebut disebabkan oleh belum optimalnya sistem pengendalian persediaan dan ketidaktepatan dalam menentukan waktu serta jumlah pemesanan barang. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan metode Reorder Point (ROP) dan Safety Stock ke dalam Warehouse Management System (WMS) berbasis web sebagai solusi untuk mengoptimalkan pengendalian persediaan dan menjamin ketersediaan barang secara konsisten. Sistem dikembangkan menggunakan metode Waterfall yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, dan pengujian. Pengujian sistem dilakukan menggunakan metode black box testing untuk memastikan seluruh fungsi sistem berjalan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Metode Safety Stock digunakan untuk menentukan jumlah persediaan pengaman dalam mengantisipasi fluktuasi permintaan, sedangkan metode ROP digunakan untuk menentukan titik waktu pemesanan ulang yang optimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu memberikan rekomendasi pengadaan barang secara tepat waktu dan akurat. Implementasi WMS ini menghasilkan peningkatan kinerja yang signifikan, antara lain efisiensi waktu pembuatan laporan dari 2 jam menjadi 5 menit serta pengurangan risiko terjadinya stockout. Dengan demikian, penerapan metode ROP dan Safety Stock pada WMS terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi dan akurasi manajemen persediaan di TB Setia Jaya.