Dwina Cahya, Kinanti Rahma
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemanfaatan Digital Learning Sebagai Sumber Belajar Alternatif Dalam Mata Pelajaran IPS Kelas 9 B SMP 10 Nopember Sidoarjo Dwina Cahya, Kinanti Rahma
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 6 No. 1 (2026): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui kajian pengetahuan dalam IPS cenderung fenomena-fenomena yang terjadi di masyarakat baik masa lalu, masa sekarang, dan kecenderungan di masa yang akan datang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan digital learning sebagai sumber belajar alternatif dalam Mata Pelajaran IPS kelas IX B SMP 10 Nopember Sidoarjo. Penelitian ini dilaksanakan di SMP 10 Nopember Sidoarjo dengan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, yaitu penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan dan menganalisis hubungan antara variabel-variabel yang diteliti secara sistematis, faktual, dan akurat. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan bantuan program SPSS versi 25 dengan menggunakan uji Paired sample t-tes, uji Independent sample t-tes, dan perhitungan uji N-gain Score. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan digital learning sebagai sumber belajar alternatif dalam Mata Pelajaran IPS kelas IX B SMP 10 Nopember Sidoarjo memberikan pengaruh yang signifikan sumber belajar alternatif. Hal ini dibuktikkan dengan adanya pemanfaatan digital learning pada mata pelajaran IPS kelas IX SMP 10 Nopember Sidoarjo lebih tinggi daripada 75%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan digital learning pada mata pelajaran IPS termasuk kategori sangat tinggi. Artinya makin meningkat pemanfaatan digital learning maka semakin meningkat pula sumber belajar peserta didik. Salah satu cara yang dapat dilakukan agar proses pembelajaran elektronik (learning) dapat berlansung adalah dengan menggunakan quizizz dan canva, dengan menggunakan Quizizz, guru dapat memberikan kuis yang berbeda tingkat kesulitannya, sementara Canva memungkinkan siswa dengan kemampuan visual yang lebih tinggi untuk mengekspresikan pemahaman mereka dengan cara yang lebih kreatif. Abstract This study aims to determine the study of knowledge in social studies tends to phenomena that occur in society both past, present, and future trends. This study aims to determine the use of digital learning as an alternative learning resource in the subject of social studies class IX B SMP 10 Nopember Sidoarjo. This research was conducted at SMP 10 Nopember Sidoarjo using a descriptive quantitative approach, namely research that aims to describe and analyze the relationship between the variables studied systematically, factually, and accurately. Data collection techniques are carried out through tests and documentation. Data analysis techniques are carried out with the help of the SPSS program version 25 using the Paired sample t-test, Independent sample t-test, and N-gain Score test calculations. Based on the results of the analysis, it can be concluded that the use of digital learning as an alternative learning resource in the subject of social studies class IX B SMP 10 Nopember Sidoarjo provides a significant influence on alternative learning resources. This is evidenced by the utilization of digital learning in the IX grade social studies subject of SMP 10 November Sidoarjo, which is higher than 75%. Therefore, it can be concluded that the utilization of digital learning in the IPS subject is categorized as very high. This means that the greater the utilization of digital learning, the more learning resources students have. One way to ensure the e-learning process can take place is by using Quizizz and Canva. By using Quizizz, teachers can give quizzes of varying difficulty levels, while Canva allows students with higher visual abilities to express their understanding in more creative ways.