Transformasi digital di sektor logistik merupakan kunci dalam meningkatkan efisiensi operasional, memperluas jaringan layanan, dan memperkuat kemitraan bisnis. Kegiatan ini bertujuan untuk memetakan perusahaan yang berpotensi menjadi mitra strategis PT Pos Indonesia Regional V sebagai bagian dari upaya perluasan layanan berbasis data. Pendataan dilakukan selama empat bulan, yaitu Juli hingga November 2025, dengan cakupan wilayah Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Metode yang digunakan adalah observasi serta pengumpulan data sekunder digital melalui situs web perusahaan, Google Maps, dan sumber data publik, dengan seluruh data dikelola menggunakan Google Sheets. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebanyak 679 perusahaan berhasil diidentifikasi sebagai calon mitra potensial, terdiri atas 451 perusahaan di Jawa Timur, 112 di Bali, 62 di NTB, dan 54 di NTT. Data yang terkumpul dilengkapi dengan informasi dasar dan telah diserahkan kepada tim pemasaran korporat untuk ditindaklanjuti dalam proses penjajakan kemitraan. Kendala utama dalam pelaksanaan kegiatan adalah terbatasnya informasi digital perusahaan di NTB dan NTT. Oleh karena itu, direkomendasikan pengembangan sistem pendataan terpadu yang dapat diperbarui secara berkala oleh staf internal, serta penguatan kolaborasi lintas lembaga guna menjangkau wilayah dengan tingkat digitalisasi rendah. Kegiatan ini menjadi penting karena hasil pendataan dapat dimanfaatkan sebagai dasar operasional dalam mempercepat penjajakan kemitraan, mendukung pengambilan keputusan pemasaran korporat, serta mendorong penguatan transformasi digital PT Pos Indonesia Regional V secara berkelanjutan