Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Di Tempat Kerja PT. Tritama Wirakarsa Nasution, M. Islam; Wahyuni, Wahyuni; Mufidah, Ida Umarul; Ahmad, Eka Fitriani; Damayanti, Ade; Nurahim, Fitra; Raditya Hadi, Kevin Erick
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.7859

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan mengimplementasikan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di PT Tritama Wirakarsa, perusahaan yang bergerak di bidang formulasi dan repacking pestisida. Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah belum optimalnya kondisi lingkungan kerja fisik dan tingginya tingkat kelelahan pekerja. Metode pelaksanaan meliputi pengukuran kuantitatif terhadap parameter lingkungan kerja (pencahayaan, iklim kerja, kebisingan, dan paparan debu) sesuai standar SNI serta penilaian kelelahan kerja menggunakan Reaction Timer dan Fatigue Assessment Scale (FAS). Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 6 dari 8 titik pengukuran pencahayaan tidak memenuhi standar Permenaker No. 5 Tahun 2018, dengan intensitas terendah 84,5 lux. Suhu dan kelembaban di Plant 2 melebihi batas nyaman (suhu 30,1-31,3°C; kelembaban 60,6-63,2%), dan konsentrasi respirable dust (3,5 mg/m³). Pengukuran kelelahan objektif mengungkapkan 65% pekerja mengalami kelelahan berat sebelum bekerja. Solusi yang direkomendasikan meliputi penambahan dan perbaikan sistem pencahayaan, instalasi ventilasi yang memadai, penerapan alat pelindung diri yang tepat, serta pengaturan beban kerja. Kegiatan PkM ini sangat penting karena memberikan rekomendasi berbasis data untuk meningkatkan kondisi kerja, mengurangi risiko kesehatan, dan mendukung produktivitas berkelanjutan di perusahaan.
Evaluation of Ambient Air Quality at Integrated Waste Processing Facilities and Its Implications for Workers Ahmad, Eka Fitriani; Yulizar, Yoki; Nasution, Muhammad Islam; Nurahim, Fitra; Karim, Zaid; Fauzan, Ridho; Rachman, Indriyani; Sianturi, Julinton
INDONESIAN JOURNAL OF URBAN AND ENVIRONMENTAL TECHNOLOGY VOLUME 9, NUMBER 1, APRIL 2026
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/urbanenvirotech.v9i1.23029

Abstract

Aim: This study evaluated air quality, worker exposure, and health risks at a 3R Integrated Waste Processing Facility in Banyumas Regency, Indonesia, where waste is combusted for extended periods. Methodology and results: Over five consecutive days, concentrations of PM2.5, PM10, CO2, CO, and respirable dust were measured during morning and afternoon shifts. Results revealed persistently hazardous particulate matter levels: PM2.5 exceeded World Health Organization (WHO) limits by 10–90 times, and PM10 by 5–44 times, with no significant difference between sampling periods (p > 0.05). Respirable dust and CO remained within safe thresholds, while CO2 was consistently elevated during morning startup operations. Risk Quotient (RQ) analysis identified CO2 as the only pollutant above the safety threshold (RQ = 1.184), correlating with worker-reported symptoms such as dizziness, fatigue, and difficulty concentrating. Intake calculations confirmed high chronic health risks, particularly for respiratory and cardiovascular disease. Conclusion, Significance, and Impact: Immediate interventions are required, including improved combustion efficiency, local exhaust ventilation, strict use of personal protective equipment, and regular worker health monitoring. Long-term strategies should focus on regulatory reform, advanced emission control technologies, and transitioning toward sustainable waste management through recycling, composting, and circular economy practices. These actions align with United Nations Sustainable Development Goals for health, sustainable cities, and climate action.