Firman, Tenri
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

INDONESIA DALAM BAYANG-BAYANG KRISIS MORALITAS ERA KONTEMPORER: TINJAUAN PANCASILA DAN REVOLUSI MENTAL Firman, Tenri
Jurnal Pembumian Pancasila Vol 5 No 2 (2025): Dari Wacana ke Aksi: Rekam Jejak Gerakan Pembumian Pancasila dalam Menghidupkan N
Publisher : Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Pembumian Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63758/jpp.v5i2.88

Abstract

Penelitian ini bertujuan melakukan kajian historis-filosofis terhadap eksistensi Pancasila sebagai ideologi negara serta merefleksikan secara kritis implementasi kebijakan Revolusi Mental pada masa pemerintahan Joko Widodo, khususnya dalam konteks mengatasi krisis moral di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka secara mendalam, menganalisis berbagai sumber literatur sejarah, dokumen kebijakan resmi, serta berbagai publikasi ilmiah relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa walaupun secara konseptual Pancasila diakui sebagai dasar negara serta Revolusi Mental telah menjadi kebijakan pemerintah, implementasi keduanya dalam praktik kehidupan berbangsa belum optimal dalam mengatasi kemerosotan moral masyarakat. Penelitian ini mengidentifikasi tantangan utama, antara lain meningkatnya kasus korupsi, potensi disintegrasi sosial, dan lemahnya efektivitas pendidikan karakter yang berdampak negatif pada keberhasilan implementasi kebijakan tersebut. Temuan ini mengindikasikan adanya kesenjangan signifikan antara idealisme dan realitas lapangan dalam konteks internalisasi nilai-nilai moral Pancasila dan Revolusi Mental. Berdasarkan hasil tersebut, penelitian merekomendasikan revitalisasi secara terpadu terhadap Pancasila dan Revolusi Mental sebagai pedoman etis dalam membangun karakter bangsa. Revitalisasi ini diharapkan dapat memperkuat internalisasi moralitas Pancasila, mengoptimalkan sistem pendidikan karakter yang komprehensif pada semua jenjang pendidikan, serta memberikan kontribusi nyata dalam mengatasi krisis moral secara berkelanjutan di Indonesia.