Muhammad Akmar M
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Faktor-Faktor Determinan dalam Perencanaan Strategis RS. Multazam Gorontalo di Kota Gorontalo Muhammad Akmar M
Jurnal Ilmu Manajemen Terapan Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (Januari - Februari 2026)
Publisher : Dinasti Review Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jimt.v7i3.7738

Abstract

Perencanaan strategis merupakan komponen yang sangat penting dalam manajemen rumah sakit, dengan tujuan utama untuk meningkatkan keunggulan kompetitif, khususnya di era yang ditandai dengan persaingan yang semakin ketat dalam sektor kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perencanaan strategis di RS. Multazam Gorontalo dan setelah memahami faktor-faktor ini, merumuskan strategi efektif untuk dapat meningkatkan keunggulan kompetitif RS. Multazam Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran yang mengintegrasikan metode kualitatif dan kuantitatif. Penelitian dilaksanakan di RS. Multazam Gorontalo, sebuah institusi pelayanan kesehatan swasta yang berlokasi di Kota Gorontalo. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan metode, yang meliputi wawancara, survei, serta analisis dokumen. Data kualitatif diolah menggunakan analisis tematik dan menerapkan analisis SWOT. Untuk menjamin kualitas dan relevansi penelitian, proses analisis juga melibatkan konsultasi dengan para ahli di bidang manajemen rumah sakit. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perencanaan strategis RS. Multazam Gorontalo dipengaruhi secara signifikan oleh faktor internal berupa kualitas SDM dan kepemimpinan, serta faktor eksternal berupa regulasi dan persaingan pasar yang ketat. Ditemukan adanya penurunan tingkat hunian pasien (dari 75% ke 65%) yang menuntut rumah sakit untuk segera melakukan reorientasi strategi. Strategi utama yang dirumuskan meliputi penguatan budaya organisasi, perluasan layanan spesialis, dan percepatan transformasi digital melalui SIMRS untuk meningkatkan efisiensi serta transparansi. Keunggulan kompetitif dapat dicapai melalui strategi diferensiasi yang berfokus pada inovasi teknologi dan peningkatan kualitas layanan yang berbasis pada kebutuhan riil masyarakat.