Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pandangan Al-Qur'an tentang Rotasi Bumi dan Relevansinya terhadap Pelaksanaan Shalat Dan Puasa Atsna Rifqi Habibur Rahman; Farhan Masrury
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.957

Abstract

Rotasi bumi merupakan fenomena ilmiah yang telah dibuktikan dalam dunia astronomi, namun konsep ini telah tersirat dalam Al-Qur'an jauh sebelum ditemukan secara ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pandangan Al-Qur'an mengenai rotasi bumi berdasarkan Q.S. Al-Anbiya’ ayat 33 serta relevansinya dengan pelaksanaan shalat dan puasa. Penelitian ini berfokus pada penafsiran Ibnu Katsir terhadap ayat tersebut serta bagaimana pemahaman ini berkorelasi dengan ibadah yang berkaitan dengan perubahan waktu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kepustakaan (library research). Sumber utama yang digunakan adalah Tafsir Ibnu Katsir, didukung oleh berbagai literatur tafsir lainnya serta referensi astronomi yang relevan. Dalam Tafsir Ibnu Katsir, Q.S. Al-Anbiya’ ayat 33 menegaskan bahwa matahari, bulan, dan bumi bergerak dalam orbitnya masing-masing sesuai dengan ketetapan Allah. Konsep ini sejalan dengan teori rotasi bumi yang menyebabkan pergantian siang dan malam. Dalam konteks pelaksanaan shalat dan puasa, pemahaman tentang rotasi bumi menjadi sangat penting, terutama dalam penentuan waktu-waktu ibadah yang bergantung pada pergerakan matahari. Disini peneliti akan menguraikan corak penafsiran mufassir utamanya Imam Ibnu Katsir dalam menafsirkan QS. Al-Anbiya’ Ayat 33. Kemudian peneliti juga menganalisis problematika pelaksanaan shalat dan puasa akibat fenomena perbedaan durasi siang atau malam akibat terjadinya rotasi bumi. Hasil dari penelitian ini akan memperlihatkan bagaimana sebuah ayat difahami dari berbagai sudut pandang, dan bagaimana seharusnya seseorang belajar, memahami dan mengambil hikmah-hikmah dan pelajaran yang disampaikan dalam al-Qur’an, dan mengaplikasikan dikehidupan sehari-hari.