Pengembangan wisata pesisir memerlukan penilaian potensi yang komprehensif untuk memastikan arah pengelolaan yang selaras dengan keberlanjutan lingkungan dan kebutuhan masyarakat lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menilai potensi Objek dan Daya Tarik Wisata Alam (ODTWA) Pantai Kurenai sebagai dasar perumusan pengembangan wisata pesisir berkelanjutan. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan enam kriteria penilaian utama: daya tarik wisata, aksesibilitas, keamanan, pengelolaan dan pelayanan, sarana dan prasarana, serta ketersediaan air bersih. Data diperoleh melalui survei lapangan, observasi langsung, dan wawancara semi-terstruktur dengan pemangku kepentingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pantai Kurenai memperoleh skor total 402, yang tergolong dalam kategori cukup potensial untuk dikembangkan. Aspek daya tarik wisata dan aksesibilitas memiliki skor lebih tinggi dibandingkan aspek pengelolaan, sarana prasarana, dan ketersediaan air bersih yang masih perlu ditingkatkan. Kontribusi unik dari penelitian ini adalah penggabungan aspek pengelolaan berbasis masyarakat lokal dan penekanan pada keberlanjutan sosial-ekonomi, yang jarang dijadikan fokus utama dalam studi ODTWA sebelumnya.