Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Persepsi Pelestarian Nilai Kearifan Lokal Kain Karawo Pada Siswa SMA 1 Suwawa Timur Haerunnisa Pakaya; Intan Modanggu; Jihan Siti Fadila Bau; Moch. Rio Pambudi; Wiwin S. Kobi
MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary Vol. 1 No. 6 (2023): Desember
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami persepsi siswa SMA 1 Suwawa terkait pelestarian nilai kearifan lokal kain karawo. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, 37 responden di SMA Negeri 1 Suwawa Timur berpartisipasi dalam penelitian ini menggunakan angket berbasis Google Form. Hasilnya menunjukkan mayoritas siswa memiliki pemahaman yang dalam terkait kain karawo (55,5% sangat mengetahui, 33,3% mengetahui). Namun, ada sebagian kecil yang perlu peningkatan pemahaman terkait hal ini (5,5% cukup mengetahui, 8,3% tidak mengetahui). Analisis menunjukkan perlunya upaya lebih lanjut untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran terhadap kekayaan budaya yang terkandung dalam kain karawo di SMA Negeri 1 Suwawa Timur, khususnya bagi kelompok yang pemahamannya terbatas. Kesimpulannya, pemahaman siswa terhadap kearifan lokal kain karawo cukup baik, tetapi ada ruang untuk peningkatan pemahaman lebih lanjut guna pelestarian warisan budaya tersebut.
Penilaian Potensi Objek Daya Tarik Wisata Alam di Pantai Kurenai Desa Botubarani, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango Wiwin Kobi; Haerunnisa Pakaya
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v15i4.4122

Abstract

Pengembangan wisata pesisir memerlukan penilaian potensi yang komprehensif untuk memastikan arah pengelolaan yang selaras dengan keberlanjutan lingkungan dan kebutuhan masyarakat lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menilai potensi Objek dan Daya Tarik Wisata Alam (ODTWA) Pantai Kurenai sebagai dasar perumusan pengembangan wisata pesisir berkelanjutan. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan enam kriteria penilaian utama: daya tarik wisata, aksesibilitas, keamanan, pengelolaan dan pelayanan, sarana dan prasarana, serta ketersediaan air bersih. Data diperoleh melalui survei lapangan, observasi langsung, dan wawancara semi-terstruktur dengan pemangku kepentingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pantai Kurenai memperoleh skor total 402, yang tergolong dalam kategori cukup potensial untuk dikembangkan. Aspek daya tarik wisata dan aksesibilitas memiliki skor lebih tinggi dibandingkan aspek pengelolaan, sarana prasarana, dan ketersediaan air bersih yang masih perlu ditingkatkan. Kontribusi unik dari penelitian ini adalah penggabungan aspek pengelolaan berbasis masyarakat lokal dan penekanan pada keberlanjutan sosial-ekonomi, yang jarang dijadikan fokus utama dalam studi ODTWA sebelumnya.