Kinerja guru adalah elemen krusial dalam memperbaiki kualitas pendidikan, namun dalam prakteknya, masih terdapat banyak guru yang kinerjanya belum maksimal disebabkan oleh keterbatasan kemampuan dan pengaruh kepemimpinan di lembaga pendidikan. Oleh karena itu, kajian empiris mengenai berbagai faktor yang mempengaruhi kinerja guru sangat diperlukan, terutama kompetensi guru dan prinsip servant leadership kepala sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi dampak kompetensi guru dan servant leadership terhadap kinerja para guru di SMAN 1 Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya, baik secara individu maupun secara keseluruhan. Penelitian dilaksanakan dengan pendekatan kuantitatif menggunakan metode deskriptif dan verifikatif. Populasi yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah seluruh pengajar di SMAN 1 Manonjaya yang berjumlah 86 orang, dengan teknik pengambilan sampel sensus. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil dari penelitian memperlihatkan bahwa kompetensi guru memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja mereka. Di sisi lain, servant leadership tidak menunjukkan pengaruh signifikan secara parsial terhadap kinerja guru. Namun, ketika ditinjau secara bersamaan, kompetensi guru dan servant leadership memberikan dampak yang signifikan terhadap kinerja pengajar. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kinerja guru lebih banyak dipengaruhi oleh penguatan kompetensi profesional, sedangkan servant leadership berpotensi memberikan pengaruh secara tidak langsung. Penelitian ini menekankan pada pentingnya pengembangan kompetensi guru sebagai fokus utama dalam upaya meningkatkan kinerja di institusi pendidikan.