Latar Belakang : Air susu ibu (ASI) adalah makanan bayi yang paling penting utama pada bulan-bulan pertama kehidupan. ASI merupakan sumber gizi dengan komposisi yang seimbang dansesuai dengan kebutuhan pertumbuhan pada bayi. ASI sebagai makanan tunggal akan cukupmemenuhi kebutuhan tumbuh kembang bayi normal sampai usia 4-6 bulan. ASI terbentuk sejakmasa kehamilan dan ASI diproduksi secara alami oleh tubuh, merupakan makanan terbaik bagimanfaat psikologis bagi kesehatan bayi. ASI hanya dapat diproduksi oleh payudara ibu pada saatmasa menyusui.Tujuan : untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keberhasilan pemberian ASIekslusif pada karyawati.Metode : Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif, desain penelitian analisiskorelasi dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampel yang digunakan adalah total sampling,sampel penelitian ini adalah 30 orang karyawan yang sedang menyusui bayi usia 0-6 bulan.Teknik analisa data menggunakan Uji Chi-Square.Hasil : Variabel yang berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif dalam penelitian ini adalahkarakteristik usia (p-value = 0,001; RP= 1,78), karakteristik pekerjaan (p-value = 0,040; RP =1,42), dan pengetahuan (p-value= 0,000; RP = 2,50), sedangkan variable yang tidak berhubungandengan pemberian ASI eksklusif adalah karakteristik paritas (p-value = 0,522), karakteristikpekerjaan dan pengetahuan terhadap pemberian ASI eksklusif.Kesimpulan : tidak ada hubungan bermakna antara karakteristik paritas dan pendidikan terhadappemberian ASI eksklusif.