Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Dokumen Administrasi Lengkap di Koperasi Semar, Kalijeruk 2, Widodomartani, Ngemplak, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta Andrean Emaputra; Imam Sodikin; Endang Widuri Asih; Ellyawan Setyo Arbintarso; Arie Pohandry; Wisnu Indra Wardana; Nurdin Satria Fadilah; Adhypta Bagus Erlangga
Inovasi Sosial : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2026): Agustus : Inovasi Sosial : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/inovasisosial.v3i3.3317

Abstract

Various training programmes are currently being promoted to improve community competency. One of the hamlets in Widodomartani Village, Ngemplak Subdistrict, Sleman Regency, Yogyakarta Special Region, is Kalijeruk 2. The residents of the hamlet have an association called the Semar Cooperative. The cooperative has savings and loan activities, as well as social funds. After being established for a long time, the cooperative needed improvements to its administrative documents. Therefore, a team of lecturers and students from the University of AKPRIND Indonesia conducted training to improve the completeness of the documents so that document recording in the cooperative could run smoothly, accurately, safely, and quickly. The service team provided training on how to create better administrative documents and provided document assistance for recording incoming and outgoing money, loans and instalments, savings, and social funds. The documents are designed to be easy for administrators to understand, so that administrators can enter data more easily and better control incoming and outgoing money. The savings book is also differentiated by colour to distinguish between members of RT 01/02/03. The training was attended by 80 men from the hamlet. The activity successfully improved the cooperative's performance and received enthusiastic support from the Head of Kalijeruk 2 Hamlet, the RW and RT heads, as well as the management and members of the Semar Cooperative.
IMPLEMENTASI DAN ANALISIS KINERJA POMPA AIR TENAGA SURYA TANPA BATERAI UNTUK PEMENUHAN KEBUTUHAN AIR BERSIH DI ADONARA NUSA TENGGARA TIMUR: IMPLEMENTASI DAN ANALISIS KINERJA POMPA AIR TENAGA SURYA TANPA BATERAI UNTUK PEMENUHAN KEBUTUHAN AIR BERSIH DI ADONARA NUSA TENGGARA TIMUR Teguh Fintoro; Ellyawan Setyo Arbintarso; Sudarsono
JURNAL TEKNOLOGI TECHNOSCIENTIA Vol. 18 No. 1 (2025): Technoscientia Vol 18 No 1 September 2025
Publisher : Direktorat Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Universitas AKPRIND Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketersediaan air bersih menjadi salah satu permasalahan utama di wilayah Adonara, Nusa Tenggara Timur. Sumber air yang tersedia jauh daari pemukiman, di desa Sukotokan sumber air berada cukup jauh dan berada pada elevasi yang lebih rendah dengan kendala akses listrik pada lokasi sumber air. Panel surya menjadi alternatif sebagai pembangkit dan penggerak motor pompa sebagai sumber utama pemenuhan air bersih bagi masyarakat desa Sukotokan. Penelitian ini bertujuan utnuk melakukan analisa kinerja pompa tenaga surya tanpa baterai sebagai solusi penyediaan air bersih yang hemat energi dan ramah lingkungan. Sistem pompa air yang digunakan terdiri dari panel surya, inverter, pompa yang bekerja secara langsung tanpa penyimpanan energi. Metode penelitian meliputi pengumpulan data intensitas matahari, pengukuran tegangan dan arus dari panel surya dan kinerja pompa serta mengkaji dampak sosial dimasyarakat. Hasil penelitian menunjukan bahwa sistem pompa tenaga surya tanpa baterai mampu mensupply air rata rata per hari mencapai 1,7 liter per detik dengan jumlah produksi harian air mencapai 52.631 liter untuk memenuhi 160 KK di wilayah desa sukotokan. Efisiensi energi surya yang dikonversi ke debit air mencapai 77,84%, dengan daya rata-rata 7,29 kW dan jam operasional pompa dalam sehari 8,6 jam, hal ini berdampak pada tingkat kepuasan masyarakat mencapai 92% merasakan kemudahan akses air bersih, 91% merasakan penghematan biaya dan 90% puas dengan kualitas air yang dihasilkan. Sedangkan reduksi jejak karbon yang dihasilkan mencapai 16.202,2 kg CO2/tahun. Dari hasil penelitian ini menunjukan bahwa pompa air tenaga surya tanpa baterai dapat menjadi solusi berkelanjutan utnuk penyedian air bersih didaerah terpencil dengan efisiensi yang cukup tinggi dan dampak lingkungan yang kecil.