Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model integratif budaya organisasi, komitmen organisasi, dan motivasi kerja terhadap kepuasan kerja serta implikasinya pada kinerja karyawan. Dalam dinamika persaingan bisnis yang semakin kompetitif, organisasi dituntut untuk tidak hanya mengoptimalkan aspek struktural dan teknologi, tetapi juga memperkuat faktor perilaku dan psikologis karyawan sebagai penentu keberhasilan organisasi. Budaya organisasi yang kuat, komitmen organisasi yang tinggi, serta motivasi kerja yang berkelanjutan diyakini mampu menciptakan kepuasan kerja yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan kinerja karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada karyawan dan dianalisis menggunakan metode analisis jalur (path analysis) atau Structural Equation Modeling (SEM) untuk menguji hubungan langsung dan tidak langsung antar variabel. Model penelitian menempatkan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi yang menghubungkan budaya organisasi, komitmen organisasi, dan motivasi kerja dengan kinerja karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi, komitmen organisasi, dan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Selanjutnya, kepuasan kerja terbukti memiliki pengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Secara tidak langsung, ketiga variabel independen tersebut juga berpengaruh terhadap kinerja melalui mediasi kepuasan kerja. Temuan ini menegaskan bahwa model integratif yang menggabungkan faktor budaya, komitmen, dan motivasi merupakan pendekatan yang efektif dalam meningkatkan kepuasan dan kinerja karyawan secara berkelanjutan.