Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran sistem manajemen kinerja dalam mendorong optimalisasi kinerja karyawan di era transformasi organisasi. Perubahan lingkungan bisnis yang ditandai oleh digitalisasi, disrupsi teknologi, dan dinamika persaingan global menuntut organisasi untuk memiliki sistem manajemen kinerja yang adaptif, terintegrasi, dan berbasis pada pencapaian strategis. Sistem manajemen kinerja tidak lagi hanya berfungsi sebagai alat evaluasi, tetapi juga sebagai instrumen strategis dalam menyelaraskan tujuan individu dengan visi dan misi organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan dan analisis deskriptif terhadap berbagai literatur terkini periode 2020–2025. Data dianalisis melalui teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis untuk mengidentifikasi hubungan antara sistem manajemen kinerja dan optimalisasi kinerja karyawan. Fokus kajian mencakup aspek perencanaan kinerja, pengukuran kinerja berbasis indikator kunci (Key Performance Indicators), pemberian umpan balik berkelanjutan, serta pengembangan kompetensi karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem manajemen kinerja yang dirancang secara komprehensif dan berbasis teknologi digital mampu meningkatkan motivasi, komitmen, serta akuntabilitas karyawan. Integrasi antara penilaian kinerja dan pengembangan karier terbukti berkontribusi terhadap peningkatan produktivitas dan kualitas kerja. Selain itu, kepemimpinan transformasional dan budaya organisasi yang adaptif menjadi faktor pendukung utama dalam keberhasilan implementasi sistem manajemen kinerja.