Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analysis Of Village Fund Management In Realizing Good Governace (Study In Pelauw Village In Pulau Haruku District) Rasyid Latuconsina; Paul Usmany; Salomi Jacomina Hehanussa
Al-Kharaj: Journal of Islamic Economic and Business Vol. 8 No. 1 (2026): All articles in this issue include authors from 3 countries of origin (Indonesi
Publisher : LP2M IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/kharaj.v8i1.9466

Abstract

This study aims to analyze the management of Village Funds in realizing good governance in Pelauw Village, Pulau Haruku District. This study uses a qualitative method with a case study approach. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation, with key informants including the Village Head, Village Secretary, Village Treasurer, Village Consultative Body (BPD), and community leaders. Data analysis was conducted using interactive analysis techniques by Miles, Huberman, and Saldana, which include data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results show that the management of Village Funds in Pelauw Village does not fully reflect the principles of good governance. Transparency of financial information is still limited, accountability for budget realization reports is not consistent with regulations, and community participation in village deliberations is often merely a formality. The main obstacles faced include limited capacity of village officials, lack of utilization of information technology such as the SISKEUDES application, and weak community oversight mechanisms. This study concludes that to realize transparent, accountable, and participatory management of Village Funds, it is necessary to strengthen the human resource capacity of village officials, provide supporting information technology facilities, and increase public awareness of their important role in planning and monitoring village development
AKUNTABILITAS PELAPORAN KEUANGAN GEREJA DI JEMAAT GPM LUMAHPELU, TANIWEL TIMUR Salomi Jacomina Hehanussa; Mozes Tomasila; Belianus P Latuheru
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): September
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69765/mjppm.v6i2.1756

Abstract

Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat ini ditujukan kepada para pengelola keuangan di Jemaat GPM Lumahpelu karena terjadi pergantian bendahara jemaat, pengurus-pengurus di Unit dan Sektor Pelayanan, serta para pengurus di Wadah Organisasi Gerejawi dalam jemaat. Laporan keuangan merupaka produk penting yang dihasilkan karena merupakan salah satu alat yang digunakan untuk menyampaikan informasi keuangan. Tujuan program Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah memberikan peningkatan pengetahuan dan ketrampilan dalam pengelolaan keuangan secara baik dan benar kepada para pengelola keuangan dalam mengimplementasikan penyusunan laporan keuangan yang terstruktur sesuai dengan peraturan gereja yang berlaku. Metode Pengabdian kepada Masyarakat melalui pendampingan guna meningkatkan pemahaman, pengetahuan dan kemampuan praktik akuntansi dalam menyusun Laporan Keuangan.
PKM PENERAPAN AKUNTANSI PENDAPATAN DAN TEKNOLOGI PERTANIAN UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN PETANI PADI DI DESA WAIPIRIT, KECAMATAN KAIRATU, KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT Salomi Jacomina Hehanussa; Costansa Glory Lessil
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2026): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i1.19559

Abstract

Sektor pertanian merupakan sektor strategis dalam pembangunan ekonomi, khususnya di wilayah pedesaan yang sebagian besar masyarakatnya menggantungkan hidup pada kegiatan pertanian. Usaha tani padi menjadi salah satu sumber utama pendapatan masyarakat desa, namun tingkat kesejahteraan petani padi masih tergolong rendah. Di Desa Waipirit, Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat, para petani masih menghadapi berbagai kendala, seperti rendahnya pemanfaatan teknologi pertanian serta kurangnya pemahaman mengenai pengelolaan dan pencatatan keuangan usaha tani. Sebagian besar petani belum melakukan pencatatan keuangan secara sistematis sehingga sulit mengetahui secara pasti pendapatan dan keuntungan yang diperoleh dari usaha tani yang dijalankan. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam penerapan teknologi pertanian serta akuntansi pendapatan usaha tani guna meningkatkan kesejahteraan petani padi. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Waipirit dengan sasaran para petani padi melalui beberapa tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan, diskusi dan tanya jawab, serta pendampingan. Penyuluhan diberikan untuk meningkatkan pemahaman petani mengenai pentingnya teknologi pertanian, pengelolaan usaha tani, serta konsep dasar akuntansi pendapatan. Pelatihan dilakukan dengan memberikan praktik pencatatan biaya produksi, perhitungan penerimaan, dan penentuan keuntungan usaha tani. Selain itu, pendampingan dilakukan untuk membantu petani menerapkan pencatatan keuangan usaha tani secara sederhana dan berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman petani mengenai pentingnya pencatatan keuangan usaha tani serta manfaat teknologi pertanian dalam meningkatkan produktivitas. Petani mulai mampu melakukan perhitungan sederhana terhadap pendapatan usaha tani serta menunjukkan motivasi yang lebih tinggi dalam memanfaatkan teknologi pertanian. Dengan demikian, penerapan teknologi pertanian yang tepat disertai dengan pengelolaan keuangan usaha tani yang baik dapat membantu meningkatkan produktivitas, pendapatan, serta kesejahteraan petani padi di Desa Waipirit.