Pembelajaran matematika pada anak usia dini memiliki peran penting dalam menumbuhkan kemampuan berpikir logis, kritis, serta melatih daya ingat dan konsentrasi. Namun, agar pembelajaran lebih bermakna dan sesuai dengan dunia anak, diperlukan pendekatan yang kreatif, menyenangkan, dan interaktif. Salah satu bentuk inovasi yang dapat diterapkan adalah melalui permainan edukatif Tebak & Terka dan Lari Estafet, yang dirancang untuk mengenalkan konsep matematika dasar secara alami dan menarik. Permainan Tebak & Terka menggunakan media kartu atau gambar untuk menstimulasi anak mengenal angka, pola, serta hubungan kuantitatif secara visual dan verbal. Aktivitas ini membantu mengembangkan kemampuan berhitung, penalaran, dan komunikasi matematis anak melalui kegiatan bermain sambil belajar.Sementara itu, permainan Lari Estafet menggabungkan unsur motorik kasar dengan kegiatan berhitung. Dalam permainan ini, anak berlari menuju pos sambil menjawab pertanyaan matematika sederhana, seperti penjumlahan atau pengenalan angka. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat pemahaman konsep matematika, tetapi juga melatih koordinasi tubuh, kerja sama tim, dan sikap sportivitas. Penerapan kedua permainan ini menunjukkan bahwa pembelajaran matematika dapat dihadirkan secara lebih hidup, dinamis, dan bermakna bagi anak. Melalui pendekatan yang inovatif, guru dapat menumbuhkan minat belajar anak, meningkatkan partisipasi aktif di kelas, serta memudahkan dalam penyampaian konsep-konsep matematika secara variatif dan kontekstual. Dengan demikian, permainan Tebak & Terka dan Lari Estafet menjadi alternatif pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan aspek kognitif, sosial, dan motorik anak usia dini secara terpadu. Kata Kunci: Pembelajaran Matematika, Anak Usia Dini, Permainan Edukatif, Tebak & Terka, Lari Estafet.