Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Father' Role in Stunting Prevention During the First Thousand Days of Life in Blabak Village Kediri City Noeraini, Ardina Rezky; Nurahmawati, Dhewi; Mulazimah, Mulazimah; Wulaningtyas, Eko Sri; Yanti, Entin Srihadi; Pingkan Listia Putri; Fennydiyan Marini
Society : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Edumedia Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55824/bmye4z37

Abstract

  Chronic malnutrition during the first 1000 days of life can lead to stunting, a disease of growth failure. In Indonesia, 21.5% of toddlers had stunting in 2023. Kediri City's stunting prevalence dropped to 5.56%, with 13 toddlers in Blabak Village diagnosed with stunting in 2024. Parenting methods are one of the variables that affect stunting. A child's development is greatly influenced by the role of parents, especially their fathers. The role of parents (fathers) will be optimal if supported by good knowledge about their role in the family. The goal of this project of community service is to provide information on the importance of fathers' roles throughout the first 1000 days of life. Participatory Action Research (PAR) is the approach used. The results of the community service project in Blabak Village, Kediri City, provided that an increase in knowledge about the significance of fathers' roles during the first 1000 days of life in an attempt to prevent stunting. Through the family's participation, this activity can indirectly reduce the incidence of stunting.
Peningkatan Deteksi Dini Risiko Tinggi Persalinan melalui Edukasi dan Skrining Terpadu pada Wanita Usia Subur Eko Sri Wulaningtyas; Dhewi Nurahmawati; Ardina Rezky Noeraini; Entin Srihadi Yanti; Pingkan Listia Putri; Niken Ayu Damayanti
Jurnal Dremi (Demi Pengabdi Masyarakat) Vol 3 No 1 (2026): Jurnal Demi Pengabdian Masyarakat
Publisher : PT. Penerbit Riset Sadwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

High-risk pregnancy and childbirth remain major contributors to maternal and neonatal mortality in Indonesia. Limited knowledge among women of reproductive age regarding pregnancy risk factors and delayed early detection are common community problems. This community service program aimed to improve knowledge and conduct early detection of high-risk childbirth through integrated education and screening. The activity was conducted in the working area of Balowerti Public Health Center, Kediri City, involving 20 women of reproductive age. Methods included reproductive health education, early risk screening, counseling, and evaluation using pre-test and post-test. Results showed an increase in average knowledge scores from 56 to 84 (50% improvement). Screening results indicated that 60% of participants were not at risk, 30% had moderate risk, and 10% were categorized as high risk and received further counseling and referral. This program effectively enhanced participants’ knowledge and supported preventive efforts to reduce pregnancy and childbirth complications
SMART MOM CLASS sebagai upaya peningkatan pengetahuan Ibu Hamil Trimester Akhir Nadia Septi Listia; Niken Ayu Damayanti; Amilia Febrianti; Nabila Delya Putri; Pingkan Listia Putri; Entin Srihadi Yanti
Jurnal Dremi (Demi Pengabdi Masyarakat) Vol 3 No 1 (2026): Jurnal Demi Pengabdian Masyarakat
Publisher : PT. Penerbit Riset Sadwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan trimester akhir merupakan periode krusial yang menuntut kesiapan fisik dan psikologis ibu dalam menghadapi persalinan, menyusui, dan perawatan bayi baru lahir. Keterbatasan pengetahuan serta minimnya pengalaman praktis sering kali menjadi hambatan dalam mempersiapkan diri secara optimal, yang berpotensi berdampak pada morbiditas ibu dan bayi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil trimester akhir melalui program SMART MOM CLASS. Kegiatan dilaksanakan pada 2 Desember 2025 di Kelurahan Mojoroto, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, dengan melibatkan ibu hamil usia kehamilan 35–38 minggu. Metode yang digunakan meliputi edukasi interaktif, diskusi, demonstrasi, serta praktik senam hamil. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, ditandai dengan perubahan skor dari kategori cukup menjadi baik. Peserta mampu mendemonstrasikan teknik menyusui secara tepat dan memahami aktivitas fisik yang aman selama kehamilan. Sebanyak 8 dari 10 peserta menyatakan bahwa praktik langsung senam hamil memudahkan pemahaman dibandingkan metode ceramah semata. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesiapan ibu hamil menghadapi persalinan dan masa nifas melalui pendekatan pembelajaran partisipatif dan aplikatif.