Program pengabdian masyarakat ini berfokus pada peningkatan daya saing usaha kapsul hotel di Indonesia melalui studi benchmarking ke Singapura. Pertumbuhan sektor pariwisata yang pesat mendorong kebutuhan akan penginapan yang efisien, terjangkau, dan berbasis teknologi. Singapura telah berhasil mengimplementasikan model bisnis kapsul hotel dengan regulasi jelas, infrastruktur maju, dan penerapan teknologi canggih seperti sistem check-in otomatis, smart room technology, dan pemasaran berbasis big data. Program pengabdian ini melibatkan kolaborasi akademisi dan mahasiswa pascasarjana dengan mitra usaha di Indonesia dan Singapura menggunakan pendekatan metode campuran meliputi studi literatur, benchmarking, survei, wawancara mendalam, pelatihan, pendampingan, serta implementasi teknologi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Singapura unggul dalam integrasi KTP elektronik, paspor biometrik, facial recognition, chatbot AI, dan aplikasi mobile yang memungkinkan efisiensi operasional tinggi. Mitra usaha di Indonesia berhasil meningkatkan efisiensi operasional 30 persen dan okupansi 15 persen setelah mengikuti program pelatihan dan pendampingan. Rekomendasi yang diusulkan meliputi penguatan infrastruktur digital, kolaborasi dengan pemerintah dalam pengembangan regulasi, edukasi pelanggan, integrasi teknologi keamanan dan AI, serta peningkatan strategi pemasaran digital berbasis data. Program ini sejalan dengan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka dan mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama perguruan tinggi dalam meningkatkan relevansi lulusan dengan dunia industri serta pemberdayaan masyarakat.