Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Assistance with Halal Certification for MSME Products to Improve Competitiveness Izzah Dienillah; Eko Raharto
ALKHIDMAH: Jurnal Pengabdian dan Kemitraan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian dan Kemitraan Masyarakat (ALKHIDMAH)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nurul Qarnain Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59246/alkhidmah.v4i1.1867

Abstract

Sertifikasi halal produk UMKM merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan kepercayaan konsumen, menambah nilai, memperluas akses pasar, dan memperkuat daya saing produk lokal. Namun, sebagian besar UMKM masih menghadapi berbagai kendala dalam proses sertifikasi halal, termasuk keterbatasan literasi tentang produk dan peraturan halal, kurangnya pemahaman tentang Sistem Penjaminan Halal (SJH), tidak tersedianya dokumen legalitas usaha seperti Nomor Identifikasi Usaha (NPWP), dan kurangnya kemampuan untuk mengidentifikasi bahan-bahan penting dan proses produksi yang memenuhi standar halal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan dan kemandirian UMKM pangan dalam memperoleh sertifikasi halal melalui program bantuan yang meliputi konfirmasi kesediaan untuk mendaftar sertifikasi halal, fasilitasi pembuatan NPWP, pelatihan tentang prosedur produksi halal, dan bantuan sesuai dengan standar Badan Penjaminan Produk Halal (BPJPH). Metode kegiatan disusun dalam beberapa tahapan utama: (1) identifikasi dan penilaian kebutuhan UMKM pangan; (2) penyebaran informasi tentang peraturan sertifikasi halal dan konfirmasi kesediaan pendaftaran; (3) memfasilitasi legalitas usaha melalui pembuatan NIB secara online; (4) pelatihan dan bantuan teknis dalam implementasi PPH, termasuk identifikasi bahan-bahan penting, manajemen fasilitas produksi, dan dokumentasi SJH; (5) bantuan dalam pengisian dokumen di platform SiHalal. Data dianalisis secara deskriptif melalui observasi, wawancara, dan evaluasi perkembangan UMKM selama proses bantuan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman pelaku usaha tentang bahan-bahan halal, proses sertifikasi, dan implementasi standar produksi halal. Sebanyak empat UMKM yang menerima bantuan berhasil memperoleh NIB dan sertifikasi halal. Selain itu, terdapat perubahan positif dalam manajemen produksi, terutama dalam hal higiene dan ketertelusuran bahan-bahan halal. Peningkatan kapasitas ini terbukti memperkuat kepercayaan konsumen dan membuka peluang bagi UMKM untuk memasuki pasar yang lebih luas. Program pendampingan ini menekankan pentingnya intervensi berbasis pendidikan dan fasilitasi hukum dalam mendukung kesiapan UMKM untuk sertifikasi halal, sekaligus memberikan kontribusi signifikan untuk memperkuat daya saing produk pangan lokal.