Fadiyah Ayuningtias
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Yang Terkandung Dalam Q.S. Luqman Ayat 12-19 dan Implementasinya Pada Generasi Milenial Khairunnisa, Fani Rahma; Fadiyah Ayuningtias; Lukman Hakim; Muhammad Ikhsan Ramadhan
Al-Anshor: Jurnal Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2025): EDISI JULI-DESEMBER 2025 (DALAM TERBITAN)
Publisher : STIT Hamzah Al Fansuri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63911/kjk8d407

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam Q.S. Luqman ayat 12–19 serta mengkaji relevansinya terhadap pembentukan karakter generasi milenial di era digital. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya tantangan moral yang dihadapi generasi muda akibat perkembangan teknologi, globalisasi, serta perubahan pola interaksi sosial yang berdampak pada melemahnya nilai-nilai akhlak. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Sumber data terdiri atas data primer berupa Al-Qur’an, khususnya Q.S. Luqman ayat 12–19, serta kitab-kitab tafsir klasik dan kontemporer. Data sekunder diperoleh dari buku-buku ilmiah dan artikel jurnal yang membahas pendidikan karakter, peran keluarga, generasi milenial, serta fenomena sosial di era digital. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, penelusuran literatur secara sistematis, pencatatan, dan pengelompokan sumber-sumber yang relevan dengan fokus penelitian. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi (content analysis) dan analisis tematik untuk mengidentifikasi, mengklasifikasikan, dan menafsirkan nilai-nilai karakter yang terkandung dalam ayat-ayat Luqman serta mengaitkannya dengan realitas sosial kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Q.S. Luqman ayat 12–19 memuat nilai-nilai utama berupa tauhid sebagai fondasi spiritual, syukur sebagai sikap apresiatif, bakti kepada orang tua sebagai basis etika keluarga, disiplin ibadah, tanggung jawab sosial melalui amar ma’ruf nahi munkar, kesabaran, kesederhanaan, serta etika komunikasi dan perilaku sosial. Nilai-nilai tersebut relevan sebagai landasan pembentukan karakter generasi milenial untuk menghadapi tantangan hedonisme, degradasi moral, individualisme, serta dominasi teknologi di era modern, sehingga dapat membentuk pribadi yang beriman, berakhlak mulia, dan berdaya saing.