Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TERHADAP PEMANFAATAN JAHE SEBAGAI ALTERNATIF TERAPI DISMENORE DI RW 06 KECAMATAN CIKUPA KABUPATEN TANGERANG Indra Yanih, Satya Candra; Fiyulita, Winda; Sukanti, Tania; Ekadipta
IONTech Journal Vol. 6 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Institut Sains dan Teknologi Al-Kamal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62702/ion.v6i2.133

Abstract

Kurangnya pengetahuan remaja putri akan manfaat dari tanaman obat yang salah satunya adalah jahe yang dapat di manfaatkan sebagai pereda nyeri haid pada saat dismenore. Dismenore merupakan kejadian yang alamiah terjadi setiap bulan pada wanita dimana terjadinya proses keluarnya darah secara periodik atau siklus endometrium yang secara fisiologis menandakan terbuangnya sel telur yang sudah matang. Dismenore umumnya terjadi mengikuti pola yang teratur dan tidak memiliki masalah, namun demikian ada beberapa wanita yang mengalami beberapa masalah. Masalah-masalah yang paling umum adalah rasa sakit pada saat dismenore dan sindrom pre-dismenore. Dismenore atau nyeri haid merupakan keadaan dimana terjadinya rasa nyeri perut yang berasal dari kram rahim yang terjadi selama haid. Berdasarkan study pendahuluan yang dilakukan di SMAN 1 Jatinom Klaten didapatkan hasil pengetahuan tentang jamu sebagai pereda nyeri haid dalam kategori tidak baik sebanyak 47,36%. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk menetahui gambaran Tingkat Pengetahuan remaja wanita di Rw 06 Kecamatan Cikupa tentang manfaat jahe sebagai pereda nyeri haid. Metode : Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah accidental sampling, dengan jumlah Sampel 96 responden. Analisis data menggunakan analisis univariat Teknik pengambilan data menggunakan angket. Hasil penelitian di dapat pengetahuan tentang manfaat jahe sebagai pereda nyeri haid pada remaja wanita di Rw 06 Kecamatan Cikupa masuk dalam kategori baik sebanyak 87.5%, kategori cukup sebanyak 10.4%, dan kategori kurang sebanyak 2.1%. Kesimpulan penelitian ini adalah sebagian besar remaja wanita di Rw 06 memiliki pengetahuan baik sebanyak 84 responden (87.5%).
PENGUKURAN PENINGKATAN PRODUKTIVITAS MENGGUNAKAN METODE OBJECTIVE MATRIX (OMAX) DENGAN PENDEKATAN ROOT CAUSE ANALYSIS (RCA) Sutaman, Chriswahyudi; Ekadipta; Babay Jutika Cahyana; Silvana Maharani
IONTech Journal Vol. 7 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Institut Sains dan Teknologi Al-Kamal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62702/ion.v7i1.150

Abstract

The increasing competition in the manufacturing industry requires companies to continuously enhance productivity in order to maintain efficiency and competitiveness. This study aims to measure the productivity level in the LED lamp production process using the Objective Matrix (OMAX) method combined with Analytic Hierarchy Process (AHP) weighting and Root Cause Analysis (RCA). The data analyzed include labor efficiency, machine utilization, product quality, setup time, and production costs during the period of January to December 2024. The OMAX calculation results indicate that the productivity index fluctuated throughout the research period, with an average value of 281. The highest index was achieved in July at 392, while the lowest occurred in October at 178. These fluctuations reveal instability in resource management and production performance. RCA, supported by the Fishbone Diagram and 5 Whys Analysis, identified the main root causes of decreased productivity: delayed preventive maintenance, inconsistent material quality, and uneven operator skills. Based on these findings, the study recommends implementing preventive maintenance scheduling, conducting regular operator training, and integrating a more comprehensive productivity monitoring system. These improvement efforts are expected to enhance process efficiency, reduce downtime, and ensure sustainable product quality. This research provides practical contributions as a reference for productivity evaluation and strategic decision-making in the manufacturing industry