Wibisono, Elok
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Asuhan Akupunktur Pada Klien Skiatika di Klinik Akupunktur Gejayan Yogyakarta Kurniawan, Leny Candra; Wardoyo, Puspo; Mahadini, Chantika; Wibisono, Elok
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 4 No 12 (2025): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v4i12.3196

Abstract

Latar Belakang: Skiatika merupakan diagnosis klinis dengan gambaran nyeri yang dimulai dari bagian pinggang bawah menjalar sampai ke kaki. Hal tersebut bisa disebabkan karena penekanan akar saraf lumbosacral (L4 - S1). Skiatika bisa menyebabkan kerusakan saraf secara menetap, bila saraf skiatik rusak dan tidak segera ditangani dengan tepat akan dapat berakibat kesemutan, mati rasa pada area yang terkena hingga terjadi kelemahan pada alat gerak bagian bawah. Terapi Akupunktur diharapkan dapat membantu untuk mempercepat penyembuhan pada klien dengan kasus skiatika. Metode: Pada penelitian ini digunakan metode pendekatan secara kualitatif dengan bentuk studi kasus tunggal, dengan jumlah partisipan 1 orang. Metode pengumpulan data ini dengan cara menggunakan empat cara pemeriksaan yaitu dengan cara pengamatan (Wang), dengan cara pendengaran serta penciuman (Wen), dengan cara wawancara (Wen), dan dengan cara perabaan (Qie). Pengambilan data ini dilakukan secara mendalam dengan cara menggunakan alat dengan bentuk lembar data klien. Dari data tersebut akan dijadikan dasar dalam menegakkan suatu Diagnosis Penyakit dan Sindrom. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa setelah dilakukan Asuhan Akupunktur sebanyak 6 kali terapi dapat meredakan rasa nyeri pinggang bawah yang menjalar ke kaki kanan bagian belakang pada kasus skiatika. Kesimpulan: Dari hasil penelitian tersebut akan dapat dipergunakan sebagai bahan pertimbangan dan acuan untuk menentukan formulasi penggunaan titik akupunktur pada klien dengan kasus skiatika.