Angkat, Elvina
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERKEMBANGAN KEMAMPUAN BAHASA ANAK USIA DINI 4 TAHUN DI ERA DIGITAL YOUTUBE KAJIAN SASTRA ANAK Munawarah, Intan; Rizky, Intan; Pinariati, Pinariati; Angkat, Elvina; Nisya, Nadila Raudatun
BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya Vol 9, No 2 (2025): Basindo: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya
Publisher : Departemen Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um007v9i22025p470-482

Abstract

Abstrak:This study explores language acquisition in 4-year-old children through children’s literature content on YouTube. The focus is on vocabulary growth and communication skills using a qualitative descriptive method. Data were collected from children’s speech, parent–child interactions, and video content analysis. Findings reveal that children exposed to educational literary content gain richer vocabulary and better story comprehension. However, fast-paced or age-inappropriate videos may cause confusion, while limited direct interaction restricts social language development. Parents play a crucial role in guiding, filtering, and encouraging dialogue after viewing. Digital literature can serve as a valuable tool for early language development if used wisely and appropriately. Penelitian ini mengkaji pemerolehan bahasa anak usia 4 tahun melalui konten sastra anak di YouTube. Fokus penelitian meliputi perkembangan kosakata dan keterampilan komunikasi dengan metode kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari rekaman tuturan anak, interaksi anak–orang tua, serta analisis video sastra anak. Hasil menunjukkan anak yang terpapar konten edukatif berbasis sastra memiliki kosakata lebih kaya dan pemahaman cerita lebih baik. Namun, konten yang terlalu cepat atau tidak sesuai usia dapat membingungkan, sementara kurangnya interaksi langsung membatasi perkembangan sosial bahasa. Peran orang tua penting untuk mendampingi, menyaring, dan menstimulasi anak melalui dialog setelah menonton. Sastra digital menjadi sarana positif bagi perkembangan bahasa dini jika digunakan secara bijak.