Azizah, Wafiqoh
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Eksploitasi Psikologis Mahasiswa dalam Dunia Bisnis Ponzi Perspektif Hadis Nabi Azza, Rahma Alfinatul; Azizah, Wafiqoh; Shobrina, Tsamrotus; Muhid, Muhid
Sumbula: Jurnal Studi Keagamaan, Sosial dan Budaya Vol. 11 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Darul 'Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/sumbula.v11i1.11119

Abstract

Maraknya fenomena bisnis ponzi dikalangan mahasiswa, dilatarbelakangi oleh minimnya pengetahuan dalam berbisnis dan kuatnya dorongan untuk memperoleh keuntungan dalam waktu singkat. Sistem tersebut tidak hanya menimbulkan kerugian finansial, tetapi juga menyebabkan eksploitasi psikologis berupa tekanan mental, kecemasan serta hilangnya kepercayaan diri. Penelitian ini menggunakan metode kulitatif dengan jenis studi kepustakaan dan kitab-kitab hadis klasik yang bertujuan untuk menganalisis berbagai bentuk eksploitasi psikologis yang dialami mahasiswa dalam bisnis ponzi serta menelaah relevansi nilai-nilai etika bisnis dalam hadis Nabi sebagai pedoman dalam menghadapi praktik manipulatif tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ponzi berjalan melalui kebohongan sistematis dan manipulasi emosional sehingga dapat menjerumuskan mahasiswa pada pengambilan keputusan yang kurang rasional. Selain itu hadis Nabi juga menekankan nilai-nilai etika dalam bisnis yaitu, kejujuran, tanggung jawab dan keadilan yang menunjukkan sangat relevan sebagai landasan moral untuk mencegah eksploitasi dalam praktik bisnis modern. Penelitian ini menyimpulkan bahwa nilai-nilai etika Islam juga memiliki peran penting dalam membentuk kehati-hatian, integritas, dan pertimbangan moral mahasiswa agar tidak mudah terjerumus dalam bisnis ponzi sehingga mampu menjalankan aktivitas ekonomi secara adil dan manusiawi. Hal ini juga memperkuat kemampuan mahasiswa dalam mengenali potensi penipuan, meningkatkan literasi keuangan, serta mendorong untuk berperilaku bisnis yang lebih transparan, etis, bertanggung jawab, dan berorientasi pada keberlanjutan untuk terciptanya lingkungan ekonomi yang sehat.