HIV/AIDS merupakan salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang hingga saat ini masih menjadi tantangan serius, termasuk di Indonesia, khususnya di kalangan remaja yang beradapada masa transisi menuju kedewasaan. Rendahnya tingkat pengetahuan, adanya perilaku berisiko, serta kuatnya stigma sosial terkait HIV/AIDS menjadi faktor utama meningkatnya kasus pada kelompok usia ini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai bahaya HIV/AIDS, cara penularan, pencegahan, serta pentingnya sikap tidak diskriminatif terhadap orang dengan HIV/AIDS (ODHA) melalui kegiatan penyuluhan di SMA Pasundan 5 Bandung. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi edukasi melalui ceramah interaktif, diskusi, dan tanya jawab dengan menggunakan media presentasi dan booklet serta evaluasi pre-test dan post-test terhadap 38 siswakelas XII. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan, yang ditandai dengan kemampuan peserta dalam menjelaskan pengertian HIV/AIDS, faktor risiko, cara penularan dan pencegahan, serta meluruskan mitos dan fakta yang keliru terkait HIV/AIDS. Selain itu, peserta menunjukkan sikap yang lebih positif dan terbuka terhadap isu HIV/AIDS. Kegiatan ini membuktikan bahwa penyuluhan kesehatan yang dilakukan secara interaktif dengan dukungan media edukatif sederhana efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai pencegahan HIV/AIDS. Program ini diharapkan dapat menjadi model kegiatan edukasi berkelanjutan di lingkungan sekolah sebagai bagian dari upaya pencegahan HIV/AIDS pada remaja.