PT. Dira Energi Utama bergerak di bidang jasa konstruksi yang berfokus pada perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan proyek konstruksi sipil, gedung, serta infrastruktur. Aktivitas konstruksi pada umumnya memiliki berbagai potensi bahaya yang dapat menimbulkan risiko kecelakaan kerja. Kesadaran terhadap keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dalam industri konstruksi masih menjadi tantangan, khususnya pada mitra perusahaan dengan tingkat risiko kerja relatif tinggi dan sistem pengawasan yang belum optimal. Kondisi di lapangan menunjukkan adanya potensi bahaya fisik serta keterbatasan pemahaman tenaga kerja terkait penerapan penggunaan alat pelindung diri (APD) secara konsisten. Untuk menjawab permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian ini mengusulkan program sosialisasi edukatif dan penyediaan modul panduan keselamatan kerja praktis bagi pekerja lapangan melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata Mandiri. Kegiatan ini melibatkan 15 pekerja dari divisi proyek. Metode pelaksanaan meliputi observasi lapangan, identifikasi potensi bahaya, penyampaian materi keselamatan kerja secara interaktif, serta diskusi dan pendampingan sederhana terkait penggunaan APD dan pengenalan risiko kerja. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memberikan respons positif terhadap materi yang disampaikan serta terlibat aktif dalam diskusi. Selain itu, kegiatan ini memberikan gambaran adanya peningkatan kesadaran pekerja terhadap pentingnya prosedur keselamatan kerja dan penggunaan APD di area proyek. Namun demikian, hasil yang diperoleh masih bersifat deskriptif dan memerlukan tindak lanjut berupa pemantauan dan evaluasi berkelanjutan. Dengan demikian, program sosialisasi K3 melalui pendekatan edukatif dan partisipatif berpotensi mendukung penguatan budaya keselamatan kerja di lingkungan proyek konstruksi perusahaan.