Bagia, Muhammad Andrie
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DIGITAL READING AND VOCABULARY DEVELOPMENT THROUGH LEARNING MANAGEMENT SYSTEM: A REVIEW OF INDONESIAN EFL STUDIES IN THE POST-PANDEMIC ERA Bagia, Muhammad Andrie; Rachmawati, Dwita Laksmita
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i1.9501

Abstract

ABSTRACT The COVID-19 pandemic accelerated the adoption of Learning Management Systems (LMS) in English as a Foreign Language (EFL) instruction in Indonesia, and this practice has continued into the post-pandemic phase, particularly in the development of digital reading skills and vocabulary acquisition. This study aims to systematically examine empirical findings concerning the effectiveness of LMS in the Indonesian EFL context. The method employed was a systematic literature review following the PRISMA framework, analyzing twenty articles published between 2021 and 2025 through stages of identification, screening, eligibility assessment, and inclusion based on criteria requiring empirical studies focused on LMS use in Indonesian EFL settings and reporting data on reading or vocabulary outcomes. The data were analyzed using qualitative thematic synthesis to identify dominant patterns of findings. The results indicate that LMS expands access to authentic texts, enhances learning flexibility, and facilitates repeated exposure, contributing to improvements in reading comprehension and vocabulary mastery, particularly when combined with explicit tasks such as structured quizzes and digital glossaries. Its effectiveness is influenced by self-regulation, digital literacy, and the quality of instructional design. Conceptually, this review underscores the importance of integrating Self-Regulated Learning, managing Cognitive Load, and applying blended learning approaches as foundational principles for strengthening LMS-based EFL instructional design. ABSTRAK Pandemi COVID-19 mempercepat adopsi Learning Management System (LMS) dalam pembelajaran Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing (EFL) di Indonesia dan praktik tersebut berlanjut pada fase pascapandemi, khususnya dalam pengembangan keterampilan membaca digital dan penguasaan kosakata. Penelitian ini bertujuan mengkaji secara sistematis temuan empiris terkait efektivitas LMS dalam konteks EFL Indonesia. Metode yang digunakan adalah systematic literature review dengan kerangka PRISMA terhadap dua puluh artikel terbitan 2021–2025 melalui tahapan identifikasi, penyaringan, uji kelayakan, dan inklusi berdasarkan kriteria artikel empiris, berfokus pada LMS dalam EFL Indonesia, serta melaporkan data membaca atau kosakata. Data dianalisis menggunakan sintesis tematik kualitatif untuk mengidentifikasi pola temuan utama. Hasil menunjukkan bahwa LMS memperluas akses teks autentik, meningkatkan fleksibilitas belajar, serta mendukung paparan berulang yang berdampak pada peningkatan pemahaman bacaan dan kosakata, terutama ketika disertai tugas eksplisit seperti kuis dan glosarium digital. Efektivitasnya dipengaruhi oleh regulasi diri, literasi digital, dan kualitas desain instruksional. Secara konseptual, kajian ini menegaskan pentingnya integrasi Self-Regulated Learning, pengelolaan Cognitive Load, dan pendekatan blended learning sebagai fondasi penguatan desain pembelajaran EFL berbasis LMS.
DATA-DRIVEN LEARNING IN PRE-TERTIARY EFL EDUCATION: A CRITICAL REVIEW OF APPROACHES, OUTCOMES, AND UNRESOLVED ISSUES Bagia, Muhammad Andrie; Rachmawati, Dwita Laksmita
EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educator.v6i2.10856

Abstract

ABSTRACT English as a Foreign Language (EFL) learning in pre-tertiary education is still largely dominated by textbook-based and teacher-centered instruction, limiting learners’ exposure to authentic language use. As an alternative, Data-Driven Learning (DDL) offers a corpus-informed approach that enables learners to explore language patterns through authentic language data. This study employed a qualitative analytical literature review approach by conducting a systematic search and selection of articles through Google Scholar and related academic sources based on PRISMA principles. The data were analyzed through thematic synthesis to identify major patterns related to instructional approaches, learning outcomes, and implementation constraints. The findings reveal that DDL is commonly implemented through teacher-mediated and guided discovery approaches that balance learner autonomy with teacher scaffolding. DDL consistently supports vocabulary development, collocational awareness, and language noticing, although affective outcomes such as learner motivation remain inconsistent across contexts. Major implementation challenges include limited teacher corpus literacy, technological constraints, and difficulties integrating corpus-based activities into regular EFL instruction. Therefore, effective DDL implementation requires flexible and context-sensitive instructional strategies that are adaptable to local educational conditions. ABSTRAK Pembelajaran bahasa Inggris sebagai bahasa asing (EFL) pada tingkat pra-perguruan tinggi masih didominasi oleh pendekatan berbasis buku teks dan pembelajaran yang berpusat pada guru, sehingga membatasi akses peserta didik terhadap penggunaan bahasa autentik. Sebagai alternatif, Data-Driven Learning (DDL) menawarkan pendekatan berbasis korpus yang memungkinkan peserta didik mengeksplorasi pola bahasa melalui data autentik. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis pendekatan pembelajaran DDL, mengidentifikasi hasil belajar yang dilaporkan, serta menganalisis tantangan implementasi DDL dalam konteks EFL pra-perguruan tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan tinjauan literatur analitis kualitatif dengan melakukan pencarian dan seleksi artikel secara sistematis melalui Google Scholar dan sumber akademik terkait berdasarkan prinsip PRISMA. Data dianalisis menggunakan sintesis tematik untuk mengidentifikasi pola utama terkait pendekatan pembelajaran, hasil belajar, dan kendala implementasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DDL umumnya diterapkan melalui pendekatan teacher-mediated dan guided discovery yang menyeimbangkan kemandirian belajar dengan scaffolding guru. DDL secara konsisten mendukung perkembangan kosakata, kesadaran kolokasi, dan language noticing, meskipun hasil afektif seperti motivasi belajar masih bervariasi antar konteks. Tantangan utama implementasi meliputi keterbatasan literasi korpus guru, infrastruktur teknologi, dan integrasi pembelajaran berbasis korpus dalam kelas EFL. Oleh karena itu, implementasi DDL memerlukan strategi pembelajaran yang kontekstual, fleksibel, dan sesuai dengan kondisi pendidikan lokal.