Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

POTENSI KONFLIK DI NEGERI KATALOKA KECAMATAN PULAU GOROM KABUPATEN SERAM BAGIAN TIMUR (Studi Kasus Tentang Relasi Sosial Antar Warga Masyarakat Pasca Pilkada 2024) Ridwan Rumatiga; T. D. Pariela; P. J. Pelupessy; Jeffry E. M. Leiwakabessy
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 9 (2026): Februari 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan mengenai demokrasi di Indonesia pada saat ini yang dipotret melalui Pemilihan Kepala Daerah seperti pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota terus mengalami pasang surut. Proses demokrasi langsung sebagai jawaban atas demokrasi tidak langsung yang pernah dilakukan dalam sistem politik di Indonesia menuntut Pemilihan Kepala Daerah seperti pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota dilakukan secara langsung oleh rakyat. Dalam demokrasi langsung ini peran dan partisipasi rakyat sangat menentukan proses politik yang dibangun saat ini. Rakyat Indonesia yang dinyatakan telah memenuhi syarat dalam Pemilu, Pilkada, maupun Pileg, memiliki peran sangat penting dalam menentukan pilihannya. Kondisi yang sering dihadapi seperti ini seringkali menyebabkan relasi sosial antar warga pada masa sebelum Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) maupun sesudah Pilkada kurang harmoni. Konflik antar warga di Kabupaten Seram Bagian Timur seringkali terjadi pada masa sebelum maupun sesudah Pilkada. Pada awalnya relasi sosial antar warga di daerah ini baik karena mereka adalah orang basudara, tetapi kemudian berubah setelah berlalunya Pilkada