Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan petani padi melalui pengembangan produk turunan padi oleh UMKM Ikigai Sego Cokot di Desa Piji, Bagelen, Purworejo Brata, Hani Laila; Widjajani, Susi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 1 (2026): February (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i1.38257

Abstract

AbstrakSektor pertanian, khususnya budidaya padi, memainkan peran penting dalam ekonomi masyarakat Desa Piji, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo. Namun, petani kecil di daerah ini menghadapi kesejahteraan yang rendah akibat terbatasnya inovasi produk, akses pasar, dan fluktuasi harga beras. Kegiatan pengabdian masyarakat ini membahas pengembangan produk turunan berbasis beras melalui Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Inisiatif ini melibatkan kolaborasi antara UMKM "Ikigai Sego Cokot," yang mengolah beras menjadi produk kuliner unik, dan petani padi lokal untuk meningkatkan nilai tambah produk pertanian dan menciptakan rantai nilai baru yang menguntungkan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang mencakup tahap perencanaan, pelatihan produksi dan pengemasan, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan ini melibatkan kelompok petani padi lokal sebagai mitra sasaran. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan mitra secara signifikan, di mana petani yang sebelumnya hanya menjual gabah kini mampu menguasai teknologi pengolahan beras menjadi produk kuliner bernilai tambah ("Sego Cokot"), teknik pengemasan higienis, serta pemahaman manajemen pemasaran sederhana. Peningkatan kompetensi ini menjadi modal dasar kemandirian ekonomi petani untuk menciptakan rantai nilai baru yang menguntungkan. Kata Kunci: petani padi; inovasi UMKM; peningkatan keterampilan; nilai tambah produk; kesejahteraan petani. AbstractThe agricultural sector, particularly rice cultivation, plays an important role in the economy of the Piji Village community, Bagelen District, Purworejo Regency. However, small farmers in this area face low welfare due to limited product innovation, market access, and fluctuations in rice prices. This community service activity discusses the development of rice-based derivative products through Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) aimed at improving farmers' welfare. This initiative involves collaboration between the MSME "Ikigai Sego Cokot," which processes rice into unique culinary products, and local rice farmers to enhance the added value of agricultural products and create a new profitable value chain. The implementation method uses a participatory approach that includes planning stages, production and packaging training, mentoring, and evaluation. This activity involves local rice farmer groups as target partners. The results showed a significant increase in partners' skills, where farmers who previously only sold grain are now able to master rice processing technology into value-added culinary products ("Sego Cokot"), hygienic packaging techniques, and understanding of simple marketing management. This increase in competence becomes the basic capital for farmers' economic independence to create a profitable new value chain. Keywords: rice farmers; MSME innovation; skill improvement; product value added; farmer welfare.