Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Ephemeral Anthroponymization: Studi Kasus Jonru, Ahok, Tedjo, dan Diddy di Media Online Raihan, Habib Muhammad; Hadiyansyah, Dhuha
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS) Vol 5, No 1 (2025): InPress
Publisher : UniversitasAl Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/psn.v5i1.4971

Abstract

Bahasa dalam konteks budaya digital seperti sosial media dan budaya populer menunjukkan kedinamisan tinggi, di mana interaksi sosial dan viralitas media menjadi katalis utama perubahan linguistik. Penelitian ini menyelidiki fenomena leksikalisasi nama diri (antroponimik), yaitu proses transformasi nama diri menjadi unit leksikal seperti verba atau nomina umum yang mencerminkan perilaku, tindakan, atau atribut tertentu individu. Data dikumpulkan secara komprehensif dari platform daring yaitu Facebook, TikTok, X (Twitter), blog, dan media berita, dengan fokus pada studi kasus Jonru, Ahok, Tedjo, dan Diddy. Analisis rinci dari perspektif morfologis, semantik, dan sosiolinguistik mengungkapkan bahwa proses leksikalisasi ini melibatkan mekanisme kunci, termasuk afiksasi, konversi morfologis (zero derivation), perluasan makna yang ekstensif, dan peyorasi semantik. Hasil penelitian mengkonfirmasi bahwa siklus hidup unit leksikal yang baru terbentuk ini bersifat fundamental sementara (ephemeral), yang sangat bergantung pada perhatian publik yang berkelanjutan dan relevansi sosial nama-nama tersebut dalam wacana. Kata-kata antroponimik ini memperoleh prominensi sementara selama puncak peristiwa viral, namun mengalami pola pemudaran leksikal (lexical attrition) yang cepat dan memudar seiring dengan pergeseran drastis wacana publik ke isu-isu lain yang lebih aktual. Studi kasus ini secara tegas menyoroti sifat evolusi bahasa yang dinamis, inheren fleksibel, dan didorong kuat oleh konteks sosial dalam lingkungan digital kontemporer.Kata Kunci - Antroponimisasi Derivatif, Leksikalisasi Nama Diri, Pemudaran Leksikal, Perluasan Makna, Viralitas Media Social.