Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Lingkungan Kerja Terhadap Kepuasan Karyawan di PT Tiga Bintang Electric Permana, Vocca Vocsillia Fanda; Ariescy, Reiga Ritomiea
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5046

Abstract

Kepuasan karyawan merupakan faktor krusial dalam menjaga daya saing industri elektronik yang dituntut memiliki tingkat produktivitas dan efisiensi kerja yang tinggi. Dalam konteks ini, lingkungan kerja menjadi salah satu determinan utama kepuasan kerja, baik yang bersifat fisik maupun nonfisik. Lingkungan kerja fisik mencakup kondisi suhu ruangan, pencahayaan, kebersihan, tata letak, serta ketersediaan fasilitas kerja yang memadai. Sementara itu, lingkungan kerja nonfisik berkaitan dengan hubungan antar rekan kerja, pola komunikasi antara atasan dan bawahan, serta iklim kerja yang terbentuk dalam organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan kerja fisik dan nonfisik terhadap kepuasan karyawan di PT Tiga Bintang Electric serta mengidentifikasi faktor-faktor yang paling signifikan memengaruhi kepuasan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan populasi karyawan administrasi tetap yang memiliki pengalaman kerja minimal satu tahun. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi visual, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja fisik secara umum telah mendukung kenyamanan kerja melalui kebersihan ruangan, kelengkapan fasilitas, serta sirkulasi udara yang cukup baik, meskipun masih terdapat kendala pada kestabilan suhu ruangan. Di sisi lain, lingkungan kerja nonfisik dinilai sangat positif, ditandai dengan hubungan kerja yang harmonis dan komunikasi  terbuka, meskipun program pelatihan karyawan masih terbatas. Secara keseluruhan, kedua aspek lingkungan kerja tersebut berkontribusi positif terhadap kepuasan dan produktivitas karyawan. Penelitian ini merekomendasikan penambahan pendingin ruangan serta penyelenggaraan program pelatihan rutin guna meningkatkan retensi dan kinerja karyawan secara optimal.