Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Smart Environment Monitoring System Berbasis IoT pada Ruang Server CCTV Bandara Aek Godang Rohfadli, Muhammad; Efrizon, Efrizon; Nada, Mufidatil; Anggraini, Tuti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.5779

Abstract

Ruang server CCTV di Bandara Aek Godang merupakan infrastruktur vital yang berperan dalam menjaga keamanan dan kelancaran operasional bandara. Kondisi lingkungan yang tidak terkontrol, seperti suhu dan kelembapan tinggi, adanya asap atau gas berbahaya, serta beban arus listrik berlebih, berpotensi menyebabkan gangguan sistem hingga kebakaran akibat korsleting. Sistem pemantauan yang masih dilakukan secara manual memiliki keterbatasan dalam mendeteksi perubahan kondisi secara cepat dan real-time. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan Smart Environment Monitoring System berbasis Internet of Things (IoT) sebagai sistem deteksi dini risiko korsleting dan kebakaran pada ruang server CCTV Bandara Aek Godang. Sistem ini menggunakan mikrokontroler ESP32 yang terintegrasi dengan sensor SHT20 untuk pengukuran suhu dan kelembapan, sensor MQ-2 untuk deteksi gas dan asap, serta sensor PZEM-004T untuk pemantauan arus listrik. Data sensor dikirimkan secara real-time ke Cloud Virtual Private Server (VPS) melalui protokol MQTT dan diproses menggunakan Flask Framework untuk dibandingkan dengan nilai ambang batas serta disimpan ke dalam basis data. Informasi hasil pemantauan ditampilkan melalui aplikasi Android yang dikembangkan menggunakan MIT App Inventor dan dilengkapi dengan notifikasi peringatan otomatis apabila terjadi kondisi abnormal. Hasil pengujian lapangan menunjukkan bahwa sistem mampu bekerja stabil dengan tingkat keberhasilan transmisi data di atas 95% dan waktu respons kurang dari lima detik. Akurasi sensor berada dalam batas toleransi yang dapat diterima, sehingga sistem dinilai efektif dalam memberikan peringatan dini dan meningkatkan keamanan ruang server CCTV bandara.