Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Struktur Modal dan Pertumbuhan Pendapatan terhadap Earnings per Share pada PT Unilever Indonesia Tbk Dartika, Gabrillea; Mongan, Benyamin; Halik, Johannes Baptista
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.5934

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara empiris pengaruh struktur modal dan pertumbuhan pendapatan terhadap Earnings Per Share (EPS) pada PT Unilever Indonesia Tbk selama periode pengamatan tahun 2015–2024. EPS diposisikan sebagai indikator utama kinerja keuangan yang merepresentasikan tingkat profitabilitas perusahaan dari sudut pandang pemegang saham, sehingga analisis terhadap faktor-faktor yang memengaruhinya menjadi krusial bagi investor maupun manajemen. Struktur modal dalam penelitian ini diukur menggunakan Debt to Equity Ratio (DER) sebagai proksi tingkat penggunaan utang, sedangkan pertumbuhan pendapatan digunakan untuk menggambarkan kemampuan perusahaan dalam meningkatkan pendapatan dari waktu ke waktu. EPS bertindak sebagai variabel dependen yang mencerminkan hasil akhir kinerja keuangan perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan tahunan PT Unilever Indonesia Tbk. Teknik analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda yang diawali dengan pengujian asumsi klasik untuk memastikan kelayakan model. Hasil analisis menunjukkan bahwa struktur modal memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap EPS, yang mengindikasikan bahwa peningkatan proporsi utang cenderung menurunkan laba per saham. Selain itu, pertumbuhan pendapatan juga terbukti berpengaruh negatif dan signifikan terhadap EPS. Secara simultan, struktur modal dan pertumbuhan pendapatan berpengaruh signifikan terhadap EPS, dengan nilai adjusted R² sebesar 0,756, yang menunjukkan bahwa 75,6% variasi EPS dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut.