Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Reaksi Pasar Sektor Consumer Cyclicals dan Financials terhadap Penyaluran Dana 200 Triliun Pangestika, Meila Widya; Rahman, Alifia Fariha; Ajimat, Ajimat
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6133

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis reaksi pasar modal indonesia terhadap pengumuman kebijakan penyaluran dana pemerintah sebesar 200 triliun rupiah kepada 5 bank BUMN pada tanggal 12 september 2025. Fokus kajian adalah untuk menguji apakah kebijakan fiskal moneter yang berskala besar ini menimbulkan perubahan signifikan pada kinerja dan perilaku saham, yang diukur melalui tiga variabel; Abnormal Return (AR) sebagai indikator keuntungan tidak normal, Trading Volume Activity (TVA) sebagai proksi untuk aktivitas dan minat perdagangan, dan Security Return Variability (SRV) sebagai pengukur perubahan volatilitas return saham. Objek penelitian adalah saham-saham perusahaan dari dua sektor yang diperkirakan paling terdampak dan memiliki hubungan erat dengan likuiditas perbankan, yaitu sektor consumer cyclicals dan sektor financials yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Metodologi yang diterapkan adalah studi peristiwa (event study) dengan periode observasi 61 hari, mencakup 30 hari sebelum peristiwa (t-30), 1 hari saat peristiwa (t=0), dan 30 hari sesudah peristiwa (t+30). Populasi penelitian adalah seluruh emiten pada kedua sektor tersebut per tahun 2025, dengan sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kelengkapan data perdagangan saham. Pengujian hipotesis menggunakan uji paired sample t-test untuk membandingkan rata-rata AR, TVA, dan SRV pada periode sebelum dan sesudah pengumuman. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada ketiga variabel tersebut antara periode sebelum dan sesudah pengumuman. Temuan ini mengindikasikan bahwa kebijakan penyaluran dana likuiditas dalam skala masif tersebut mampu memicu reaksi pasar modal yang nyata.