Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Return on Equity, Debt to Equity Ratio, dan Net Profit Margin terhadap Price to Book Value Marpaung, Munatiara; Merliana, Vina
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6325

Abstract

Pengukuran nilai perusahaan dalam industri makanan serta minuman menjadi perhatian utama investor guna mengukur efektivitas manajemen keuangan. Melalui nilai perusahaan, pasar menangkap sinyal sejauh mana keputusan manajerial mampu menjaga kesinambungan finansial dan mengarahkan perusahaan pada posisi kompetitif, sehingga kepercayaan investor terbentuk tidak hanya dari kinerja saat ini, tetapi juga dari ekspektasi perkembangan perusahaan ke depan dalam jangka panjang dan kondisi pasar yang dinamis. Studi ini mengeksplorasi pengaruh profitabilitas dan kebijakan pendanaan terhadap Price to Book Value pada berbagai emiten sektor konsumsi di pasar modal Indonesia untuk rentang waktu 2017–2024. Menggunakan kerangka kuantitatif dengan analisis deskriptif serta verifikatif, riset ini mengolah informasi dari laporan keuangan tahunan yang dikumpulkan lewat metode purposive sampling. Analisis data diproses melalui teknik regresi linear berganda beserta pengujian hipotesis secara parsial maupun kolektif. Berdasarkan hasil uji, ditemukan bahwa Return on Equity memegang peranan utama dalam menentukan fluktuasi Price to Book Value. Sebaliknya, Debt to Equity Ratio dan Net Profit Margin tidak memperlihatkan dampak nyata secara individu. Namun, secara simultan, ketiga indikator keuangan tersebut terbukti berkontribusi terhadap pergeseran nilai perusahaan. Temuan ini menegaskan bahwa efektivitas perusahaan dalam memaksimalkan imbal hasil ekuitas jauh lebih krusial bagi pembentukan nilai pasar dibandingkan aspek struktur modal atau margin laba bersih. Untuk pengembangan studi pada periode mendatang, direkomendasikan kepada periset selanjutnya agar mengintegrasikan variabel tambahan yang belum dibahas dalam studi ini, seperti indikator makroekonomi (misalnya inflasi), serta memperpanjang rentang waktu observasi guna memperoleh hasil yang lebih komprehensif.