Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh CSR, Kinerja Lingkungan dan Biaya Lingkungan terhadap Profitabilitas Perusahaan Tambang Indonesia yang Terdaftar di BEI Periode 2020-2024 Rahmawati, Syafia Amanda; Sari, Kartika
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6331

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh Corporate Social Responsibility (CSR), kinerja lingkungan, dan biaya lingkungan terhadap profitabilitas perusahaan tambang di Indonesia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode purposive sampling, sehingga diperoleh 10 perusahaan sebagai sampel penelitian dengan total 50 data observasi. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan, laporan tahunan, laporan keberlanjutan, serta data penilaian kinerja lingkungan melalui Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER). Analisis data dilakukan menggunakan metode regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS versi 29. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Corporate Social Responsibility (CSR) dan kinerja lingkungan berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas perusahaan tambang. Hal ini mengindikasikan bahwa perusahaan yang aktif dalam pelaksanaan tanggung jawab sosial serta memiliki kinerja lingkungan yang baik cenderung mampu meningkatkan profitabilitasnya. Sementara itu, biaya lingkungan tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas, yang menunjukkan bahwa pengeluaran lingkungan belum secara langsung berdampak pada kinerja keuangan perusahaan. Namun, secara simultan CSR, kinerja lingkungan, dan biaya lingkungan terbukti berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas perusahaan tambang. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan aspek sosial dan lingkungan secara terintegrasi sebagai strategi keberlanjutan untuk mendukung kinerja keuangan dan daya saing perusahaan tambang di Indonesia.