Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Implementasi Siskeudes dalam Mendukung Value for Money Pengelolaan APBDes Desa Legetan Putri, Intan Vania Ananya; Rustam, Akie Rusaktiva
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6583

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES) dalam pencapaian prinsip Value for Money (VfM) melalui studi kasus pengelolaan Dana Desa di Desa Legetan pada periode 2023–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai praktik pengelolaan keuangan desa dan dinamika implementasi sistem digital tersebut. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara semi-terstruktur dengan Kepala Desa, Sekretaris Desa, dan Kaur Keuangan selaku operator SISKEUDES, serta analisis dokumen berupa APBDes, laporan realisasi anggaran, dan output sistem. Analisis dilakukan melalui tahapan reduksi data, kategorisasi berdasarkan dimensi ekonomi, efisiensi, dan efektivitas, serta penarikan kesimpulan secara induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SISKEUDES berfungsi efektif sebagai mekanisme pengendalian administratif dalam menjaga akurasi pencatatan, ketertiban prosedural, dan kualitas pelaporan keuangan desa. Kinerja ekonomi tergolong baik dengan rasio 90,33% pada tahun 2023 dan meningkat menjadi 98,53% pada tahun 2024, sementara efektivitas mencapai 100% pada kedua tahun tersebut. Namun, aspek efisiensi belum optimal, ditunjukkan oleh rasio 85,54% pada tahun 2023 yang berdampak pada SILPA sebesar Rp86.331.200 serta adanya ketidaksesuaian antara perencanaan dan pelaksanaan program. Permasalahan utama bukan terletak pada sistem SISKEUDES, melainkan pada keterbatasan kapasitas manajerial, koordinasi pelaksanaan kegiatan, serta kebijakan Dana Desa yang bersifat earmarked. Penelitian menyimpulkan bahwa digitalisasi keuangan desa mendukung ekonomi dan efektivitas, tetapi peningkatan efisiensi memerlukan penguatan kapasitas organisasi dan pemanfaatan data secara strategis dalam pengambilan keputusan berbasis kinerja.