Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Electronic Word Of Mouth (E-WOM) dan Brand Image Terhadap Loyalitas Pelanggan Produk Scarlet Whitening (Studi Kasus Masyarakat Kecamatan Salapian Kab Langkat) Ginting , Jebina Lestari Br; Sabrina, Hesti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6817

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Electronic Word Of Mouth (E-WOM) dan Brand Image terhadap Loyalitas Pelanggan Produk Scarlet Whitening (Studi Kasus Masyarakat Kecamatan Salapian Kab Langkat). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dimana populasi pada penelitian ini adalah masyarakat di Kecamatan Salapian Kabupaten Langkat yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Metode pengumpulan data melalui kuesioner. Pada hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh electronic word of mouth dan brand image secara serempak berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan Produk Scarlet Whitening nilai F-hitung adalah 183.454 dengan tingkat signifikansi 0,000. Sedangkan F-tabel pada tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05) adalah 2,70. . Uji yang dilakukan menunjukkan bahwa electronic word of mouth secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan Produk Scarlet Whitening dengan nilai signifikan (0,000) < dari 0,05 dan t-hitung (8,185) > dibandingkan t-tabel (1.985).dan dan brand image secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan Produk Scarlet Whitening nilai signifikan (0,000) < 0,05 dan t-hitung (10,731) > dibandingkan t-tabel (1.985). dengan  . Nilai Adjusted R Square yang didapat dari hasil pengujian Koefisien Determinan (R2) terhadap loyalitas pelanggan sebesar 0.789 berarti 78,9% dapat di jelaskan oleh electronic word of mouth dan brand image. Sedangkan sisanya 21,1% dapat dijelaskan oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.